Al Azhar Memorial Garden – Kematian adalah sebuah kepastian yang akan menghampiri setiap jiwa yang bernyawa. Sebagai umat Muslim, mempersiapkan diri menghadapi perpisahan dengan dunia bukan hanya soal amal ibadah, tetapi juga memastikan tempat peristirahatan terakhir yang sesuai syariat. Pemakaman Islam bukan sekadar lubang tanah, melainkan rumah masa depan di mana tubuh akan berbaring menanti hari kebangkitan. Oleh karena itu, memahami tata cara dan memilih lokasi pemakaman yang tepat adalah bentuk kasih sayang terakhir kita kepada orang tua maupun diri sendiri.
Di tengah padatnya lahan perkotaan, menemukan pemakaman Islam yang benar-benar memuliakan jenazah seringkali menjadi tantangan tersendiri. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai tata cara pengurusan jenazah hingga proses penguburan sesuai sunnah, serta solusi lahan makam modern yang dikelola secara profesional demi ketenangan keluarga yang ditinggalkan.
Ringkasan Masalah yang Sering Terjadi dalam Pemakaman
Banyak keluarga Muslim menghadapi dilema besar saat kerabat tercinta meninggal dunia. Masalah klasik yang sering muncul di area perkotaan meliputi:
- Krisis Lahan Makam: Sulitnya mencari tanah kosong di TPU umum, yang kadang memaksa satu liang lahat diisi oleh beberapa jenazah (tumpang).
- Lingkungan yang Tidak Terawat: Rumput liar yang tinggi, suasana yang angker, hingga pungutan liar (pungli) untuk biaya perawatan bulanan yang memberatkan ahli waris.
- Pelanggaran Syariah Tanpa Sadar: Banyak makam yang terinjak-injak atau dilangkahi peziarah lain karena tidak adanya tata kelola ruang yang baik. Padahal, Rasulullah SAW melarang keras duduk atau menginjak di atas kuburan.
- Bercampur dengan Non-Muslim: Di beberapa lokasi umum, area makam Muslim dan non-Muslim tidak terpisah secara jelas, yang seringkali menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi keluarga yang memegang teguh prinsip syariah.
Masalah-masalah ini menuntut kita untuk lebih selektif dalam memilih pemakaman Islam yang dikelola dengan amanah, seperti Al Azhar Memorial Garden yang telah dikelola oleh YPI Al Azhar sejak tahun 2011.
Prinsip Syariah yang Relevan dalam Pemakaman Islam
Dalam Islam, memperlakukan jenazah dengan hormat adalah kewajiban. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Kullu nafsin dzaa-iqatul maut…”
Artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185)
Prinsip utama dalam pemakaman Islam meliputi:
- Menyegerakan Jenazah: Tidak menunda-nunda penguburan tanpa alasan syar’i.
- Menghadap Kiblat: Posisi wajah dan badan jenazah wajib dimiringkan ke kanan menghadap kiblat. Hal ini sangat krusial, sehingga Al Azhar Memorial Garden telah mengantongi Sertifikat Arah Kiblat Pasti dari Kementerian Agama untuk menjamin keabsahan posisi makam.
- Kesederhanaan: Makam tidak boleh dibangun bermewah-mewahan, disemen permanen (kijing) yang berlebihan, atau dibuatkan bangunan di atasnya yang menyerupai rumah.
Langkah-langkah Praktis Tata Cara Pemakaman
Berikut adalah panduan praktis prosesi penguburan jenazah di pemakaman Islam yang sesuai sunnah:
1. Mempersiapkan Liang Lahad
Liang kubur harus dibuat cukup dalam agar bau jenazah tidak tercium dan terlindung dari binatang buas. Ada dua jenis liang:
- Liang Lahad: Ceruk di sisi arah kiblat (disarankan untuk tanah keras).
- Liang Syaq: Lubang di tengah (untuk tanah gembur).
2. Memasukkan Jenazah ke Liang Kubur
Jenazah dimasukkan dari arah kaki kuburan. Orang yang turun ke liang kubur (biasanya mahram atau keluarga terdekat) disunnahkan membaca doa:
Doa Memasukkan Jenazah:
بِسْمِ اللَّهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُولِ اللَّهِ
Bismillahi wa ‘ala millati Rasulillah.
Artinya: “Dengan nama Allah dan di atas agama Rasulullah.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud)
3. Posisi Jenazah
Letakkan jenazah dengan posisi miring ke kanan menghadap kiblat. Pipi kanan jenazah sebaiknya menempel langsung ke tanah. Tali pocong dilepas, dan wajah dibuka sedikit.
4. Menutup Liang Kubur
Setelah jenazah diposisikan dengan baik dan ditutup dengan papan kayu atau bambu, tanah ditimbun perlahan. Disunnahkan bagi pelayat untuk menaburkan tanah tiga genggam ke arah kepala jenazah sambil mendoakan.
5. Mendoakan dan Talqin
Setelah makam tertutup rata dan ditinggikan sedikit (sekitar satu jengkal), disunnahkan memohon ampunan (istighfar) dan keteguhan (tasbit) bagi si mayit.
Doa untuk Jenazah Setelah Dikubur:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia.”
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Seringkali karena ketidaktahuan atau tradisi, terjadi kesalahan dalam prosesi di pemakaman Islam:
- Membangun Bangunan Permanen : Islam menganjurkan makam rata atau hanya gundukan tanah kecil. Al Azhar Memorial Garden menerapkan konsep hamparan rumput (landscape) tanpa bangunan tembok, hanya batu nisan sebagai penanda yang memudahkan identifikasi karena terdapat nomor di setiap makam.
- Duduk dan Menginjak Makam: Ini adalah larangan keras.
Solusi: Di Al Azhar Memorial Garden, terdapat fasilitas Walkway (jalan setapak) di depan setiap makam. Fitur ini memastikan makam tidak terlangkahi, tidak terinjak, dan sangat ramah bagi pengguna kursi roda maupun lansia yang berziarah. - Meraung-raung (Niyah): Menangis diperbolehkan, namun meratapi kematian dengan histeris dilarang.
Checklist 5 Menit Persiapan Kedukaan
Saat duka melanda, keluarga seringkali blank. Simpan checklist ini untuk persiapan:
- Dokumen: Siapkan KTP Almarhum/ah dan KK serta Surat Kematian dari Dokter/RS.
- Perlengkapan: Kain kafan, kapas, kapur barus (biasanya dibantu DKM setempat).
- Lahan Makam: Hubungi pengelola pemakaman. Pastikan ketersediaan lahan.
- Ambulan: Pastikan armada siap mengantar jenazah.
- Petugas: Pastikan ada tim yang memandikan dan mengazankan.
Jika Anda memilih Al Azhar Memorial Garden, beban checklist di atas berkurang drastis karena tersedianya layanan & fasilitas 24 jam mulai dari penjemputan hingga prosesi pemakaman selesai, lengkap dengan tenda dan kursi gratis untuk peziarah.
Mengapa Memilih Pemakaman Islam Modern Sangat Penting?
Memilih tempat peristirahatan terakhir adalah investasi jangka panjang. Al Azhar Memorial Garden menawarkan konsep hutan taman yang asri, jauh dari kesan menyeramkan, dan memberikan ketenangan bagi peziarah.
Keunggulan utamanya meliputi:
- Bebas Biaya Perawatan Rumput Selamanya: Keluarga tidak perlu memikirkan iuran bulanan atau tahunan. Rumput dirawat rutin dan penyiraman menggunakan sistem otomatis dengan sprinkle.
- Fasilitas Ziarah Lengkap: Area parkir yang luas memudahkan rombongan keluarga besar. Selain itu, disediakan gratis tenda dan kursi saat prosesi pemakaman maupun ziarah, memberikan kenyamanan maksimal.
- Sesuai Syariah: Dikelola oleh yayasan Islam terpercaya (YPI Al Azhar), memastikan setiap jengkal tanah dan prosesi sesuai dengan tuntunan agama.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Q: Apakah di Al Azhar Memorial Garden makam bisa ditumpuk?
A: Pada dasarnya kami mengutamakan satu lubang untuk satu jenazah demi memuliakan mayit. Namun, jika kondisi darurat syar’i memungkinkan, konsultasi dapat dilakukan. Standar kami adalah pemakaman tunggal yang rapi.
Q: Bagaimana akses menuju lokasi dari Jakarta?
A: Akses sangat mudah dan cepat. Lokasi berada tepat di pinggir jalan tol Jakarta-Cikampek. Anda bisa menggunakan akses Tol Layang MBZ dan keluar di Karawang Timur, sehingga perjalanan ziarah lebih lancar.
Q: Apakah ada biaya perpanjangan sewa tanah?
A: Tidak ada sewa tanah. Konsepnya adalah pemanfaatan lahan dengan gratis perawatan rumput selamanya. Anda hanya membayar sekali di awal.
Konsultasi dan Persiapan
Jangan biarkan kesedihan mendalam membuat kita lalai memberikan yang terbaik bagi orang tua atau keluarga tercinta. Persiapkan pemakaman Islam yang layak, syar’i, dan menenangkan hati sejak sekarang.
Berikan penghormatan terakhir yang paling indah di taman surga dunia yang kami siapkan.
Ingin berkonsultasi mengenai lahan makam atau layanan kedukaan 24 jam? Hubungi Memorial Partner kami sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik dan ketenangan pikiran.