Al Azhar Memorial Garden – Sholat Idul Fitri adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal sebagai bentuk rasa syukur umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Sholat ini biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka agar dapat diikuti oleh banyak umat Muslim.
Sholat Idul Fitri memiliki beberapa perbedaan dengan sholat sunnah lainnya, terutama pada jumlah takbir tambahan di setiap rakaat. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk mengetahui tata cara pelaksanaannya agar ibadah dapat dilakukan dengan benar dan khusyuk.
Hukum Sholat Idul Fitri
Sebagian besar ulama berpendapat bahwa sholat Idul Fitri memiliki hukum sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam.
Rasulullah ﷺ selalu melaksanakan sholat Idul Fitri dan menganjurkan kaum Muslimin untuk menghadirinya, baik laki-laki maupun perempuan.
Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Fitri
Sholat Idul Fitri dilaksanakan pada pagi hari tanggal 1 Syawal, dimulai setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Dzuhur.
Biasanya sholat Idul Fitri dilakukan sekitar 15–30 menit setelah matahari terbit, agar umat Islam memiliki waktu untuk berkumpul di tempat pelaksanaan sholat.
Niat Sholat Idul Fitri
Niat sholat Idul Fitri cukup dilakukan di dalam hati sebelum memulai sholat. Namun, banyak orang juga membaca lafadz niat berikut sebagai panduan.
Niat sebagai imam
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Niat sebagai makmum
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Niat sholat sendiri
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Jumlah Takbir dalam Sholat Idul Fitri
Salah satu hal yang membedakan sholat Idul Fitri dengan sholat lainnya adalah adanya takbir tambahan.
Rakaat Pertama
Pada rakaat pertama terdapat:
- 1 takbiratul ihram
- 7 takbir tambahan
Setelah setiap takbir dianjurkan membaca dzikir seperti:
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.
Artinya:
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”
Rakaat Kedua
Pada rakaat kedua terdapat:
- 5 takbir tambahan sebelum membaca Al-Fatihah.
Setelah setiap takbir juga dianjurkan membaca dzikir yang sama seperti pada rakaat pertama.
Tata Cara Sholat Idul Fitri
Berikut urutan pelaksanaan sholat Idul Fitri yang benar.
Rakaat Pertama
- Niat sholat Idul Fitri
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Takbir tambahan sebanyak 7 kali
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat dari Al-Qur’an (biasanya surat Al-A’la)
- Ruku
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
Rakaat Kedua
- Berdiri untuk rakaat kedua
- Takbir tambahan sebanyak 5 kali
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat dari Al-Qur’an (biasanya surat Al-Ghasyiyah)
- Ruku
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Tasyahud akhir
- Salam
Bacaan yang Dianjurkan dalam Sholat Idul Fitri
Dalam beberapa riwayat, Rasulullah ﷺ sering membaca surat berikut ketika sholat Id:
- Surat Al-A’la pada rakaat pertama
- Surat Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua
Namun, umat Islam juga diperbolehkan membaca surat lain dari Al-Qur’an.
Khutbah Setelah Sholat Idul Fitri
Setelah sholat Idul Fitri selesai, imam biasanya menyampaikan khutbah Idul Fitri.
Khutbah ini berisi nasihat, pengingat tentang ketakwaan, serta ajakan untuk terus menjaga amal kebaikan setelah bulan Ramadhan.
Berbeda dengan sholat Jumat, khutbah pada sholat Id dilakukan setelah sholat, bukan sebelum sholat.
Kesimpulan
Sholat Idul Fitri merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam pada tanggal 1 Syawal. Sholat ini dilaksanakan dua rakaat dengan tambahan takbir pada setiap rakaat.
Jumlah takbir dalam sholat Idul Fitri adalah 7 takbir pada rakaat pertama dan 5 takbir pada rakaat kedua sebelum membaca Al-Fatihah. Bacaan dalam sholat pada dasarnya sama seperti sholat lainnya, hanya terdapat tambahan takbir tersebut.
Dengan memahami tata cara dan bacaan sholat Idul Fitri yang benar, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih khusyuk dan sesuai dengan tuntunan sunnah.