2 Taubat yang Tidak Diterima oleh Allah SWT

2 December 2021 by no comments Posted in artikel

taubat yang tidak diterima allah

Allah SWT memang sosok yang pengasih, tapi ada pula perilaku atau tindakan yang tidak bisa Dia terima, seperti taubat. Kita bisa berkaca dari kisah Fir’aun dalam Al-Qur’an mengenai persoalan taubat yang tidak diterima Allah SWT ini.

Allah SWT senantiasa memberikan kita kesempatan untuk bertaubat sepanjang kita hidup. Pertanyaannya, apakah kita mempergunakan kesempatan tersebut dengan bertaubat sepenuh hati supaya bisa diterima? Akibat dari tertolaknya taubat oleh Allah SWT pun terlihat saat kita berpulang ke Rahmatullah suatu saat nanti.

Ciri-ciri Taubat yang Tidak Diterima Allah SWT

Dua sifat Allah SWT yang sering ditemukan di ayat Al-Qur’an adalah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Sifat tersebut banyak sekali ditemukan di beberapa ayat Al-Qur’an, salah satunya adalah surat Al-Ma’idah ayat 39.

إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Sifat Allah SWT tersebut dinyatakan dalam kalimat di atas, dibaca innallaha gafurur rahim. Artinya adalah “Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Termasuk juga saat bertobat. Manusia bisa selalu datang pada-Nya untuk bertobat dan memohon ampun pada Allah SWT. Niscaya, Dia akan selalu mengampuni dan menyayangi manusia yang bertaubat tanpa memandang besarnya dosa yang telah dilakukan. Mulai dari melakukan kesalahan, melanggar larangan-Nya, perbuatan keji, kejahatan, hingga membunuh, semua dosa tersebut pasti diampuni oleh Allah SWT.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Taubat Sesuai Sunnah Rasul

Namun, ada pula beberapa taubat dari manusia yang tidak bisa Dia terima. Al-Qur’an sendiri mencatat bahwa ada perkara tobat yang diterima dan ditolak oleh-Nya. Surat An-Nisa’: 18-19 menulis:

Dan tobat itu tidaklah (diterima Allah) dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) dia mengatakan, “Saya benar-benar bertobat sekarang.” Dan tidak (pula diterima taubat) dari orang-orang yang meninggal sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih.”

Dari ayat tersebut, kita bisa mengambil dua tanda taubat yang tidak diterima oleh Allah SWT.

1. Bertaubat Menjelang Ajal

Kisah Fir’aun dalam Al-Qur’an bisa menjadi pelajaran menarik mengenai tobat yang tidak bisa diterima oleh Allah SWT. Raja Fir’aun yang kejam dan menindas Bani Israil memutuskan untuk bertobat di akhir hayatnya, sayang Allah SWT tidak menerima pertaubatan tersebut.

Rasulullah SAW sendiri pun bersabda bahwa Allah SWT tidak menerima pertaubatan manusia menjelang ajalnya. Allah SWT menerima taubat hamba-Nya selama napasnya belum sampai di tenggorokan (sakaratul maut) (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi). Alasannya, Dia ingin manusia bertaubat selama masih hidup, tidak ada keterpaksaan karena sudah diimpit dengan kematian.

2. Meninggal dalam Kekafiran

Masih merujuk pada ayat di atas, Allah SWT juga tidak menerima taubat orang yang meninggal dalam kekafiran (kemusyirikan). Kafir di sini maksudnya tidak membawa keimanan kepada Allah SWT. Saat manusia sudah menghembuskan nafas terakhirnya, pintu pengampunan Allah SWT sudah ditutup dan keberadaan-Nya sudah tidak ada lagi.

Sungguh, Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki… “ (Surat An-Nisa’ ayat 116)

Lantas, seperti apa taubat yang diterima oleh Allah SWT? Dia menerima taubat nasuha, artinya taubat sepenuh hati yang akan menghapus keburukan yang sebelumnya ada, mengembalikan keaslian jiwa orang tersebut, dan menghapus keburukan-keburukan yang dilakukannya. Ada pun tiga syarat taubat bisa diterima oleh Allah SWT adalah:

  1. Berhenti melakukan perbuatan dosa
  2. Menyesali tindakan yang dilakukannya
  3. Berniat tidak akan mengulangi perbuatan maksiat tersebut.

Selagi masih diberikan kesempatan untuk bernafas, segera bertaubat dan kembali ke jalan-Nya. Jangan bertaubat menunggu ajal tiba, karena taubat tidak diterima Allah SWT apabila sudah menghembuskan nafas terakhir. Selagi mempersiapkan diri sebelum dipanggil oleh Allah SWT, Anda juga bisa mempersiapkan tempat peristirahatan terakhir untuk diri sendiri maupun keluarga di Taman Pemakaman Islam Al-Azhar Memorial Garden Karawang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*

Related Story