Tata Cara Ziarah Kubur Saat Bulan Ramadhan

12 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

tata cara ziarah kubur menjelang ramadan

Berziarah saat bulan Ramadhan ke makam orang tua atau sanak saudara yang sudah meninggal merupakan tradisi turun-tumurun yang sering dilakukan orang Indonesia sejak dulu. Hal ini biasanya dilakukan berbarengan saat mudik ke kampung halaman, sehingga seseorang tidak hanya pulang untuk bersilaturahim dengan keluarga yang masih hidup saja, tapi juga untuk mengunjungi dan mendoakan mereka yang sudah tiada.

Menurut Prof. Dr. Muhammad Quarish Shihab, seorang cendikiawan muslim dan mantan Menteri Agama, ziarah kubur merupakan anjuran atau sunnah, tetapi bukan keharusan baik itu di bulan Ramadhan atau bukan. Selain untuk mendoakan, ziarah kubur juga hendaknya merupakan salah satu cara bagi kita agar selalu beriman dan ingat kepada akhirat.
Nah, lantas seperti apakah tata cara ziarah kubur yang baik dan benar saat bulan Ramadhan? Berikut ulasannya.

  1. Sebelum pergi berziarah sebaiknya peziarah berwudhu terlebih dahulu agar suci dari hadast, karena pada saat berziarah akan membaca beberapa surat dari Al-Qur’an.
  2. Mengucapkan salam saat memasuki area pemakaman. Salam ini merupakan bentuk doa keselamatan yang diperuntukkan bagi para penghuni kubur.
  3. Saat membaca doa, adab berdoa yang baik dan benar adalah sambil menghadap kiblat. Hal ini juga berlaku saat membacakan doa untuk keluarga yang sudah meninggal.
  4. Beberapa doa yang dibacakan saat berziarah adalah bacaan tahlil dan surat-surat pendek seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Ada pula doa ziarah kubur yang dipanjatkan adalah:

    يُنَقَّى كَمَا والْخَطَايَا الذُّنُوبِ مِنَ وَنَقِّهِ وَالْبَرَدِ وَالثَّلْجِ بِالْمَاءِ وَاغْسِلْهُ مَدْخَلَهُ وَوَسِّعْ نُزُلَهُ وَأَكْرِمْ عَنْهُ وَاعْفُ عَافِهِ وَ وَارْحَمْهُ لَهُ اغْفِرْ اَللَّهُمَّ
    النَّار عَذَابِ وَمِنْ الْقَبْرِ عَذَابِ مِنْ وَأَعِذْهُ الْجَنَّةَ وَأَدْخِلْهُ زَوْجِهِ مِنْ خَيْرًا جًاوْزَ وَ دَارِهِ مِنْ خَيْرًا دَارًا وَأَبْدِلْهُ الدَّنَسِ مِنَ الْأَبْيَضُ الثَّوْبُ
    فِيهِ لَهُ ونَوِّرْ قَبْرِهِ فِي لَهُ وَافْسَحْ

    Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu anhu wa akrim nuzuulahu wa wassi’ madhollahu waghsilhu bil maa’i watssalji walbaradi wa naqqihi minaddzzuunubi walkhathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi. Wabdilhu daaran khairan min daarihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa adkhilhul jannata wa aidzhu min adzabil qabri wa min adzabin naari wafsah lahu fii qabrihi wa nawwir lahu fiihi.

    Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari adzab kubur dan adzab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.” (Hadist Riwayat Muslim)

  5. Dianjurkan untuk berdiri saat sedang membaca doa, karena peziarah dilarang untuk duduk atau menginjak bagian atas makam.
  6. Dilarang untuk melakukan hal-hal yang berlebihan saat berziarah, misalnya dengan menjadikan makam seperti masjid, menyembah kuburan, mencium batu nisan, menangis tersedu-sedu sambil berteriak, dan lain sebagainya.

Itu dia beberapa tata cara berziarah kubur yang baik dan benar saat bulan Ramadhan menurut anjuran dan sunnah Rasulullah.

Nah, jika Anda ingin berziarah ke Al-Azhar Memorial Garden, kami menyediakan fasilitas berupa tenda dan kursi ziarah agar waktu Anda berkunjung untuk mendoakan keluarga terkasih menjadi terasa lebih nyaman. Untuk pemesanan, silakan menghubungi admin kami di nomor 081218811883 minimal dua hari sebelumnya.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait