Memahami Tata Cara Sholat Jenazah Perempuan yang Benar dalam Islam

8 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

tata cara sholat jenazah perempuan

Fardhu kifayah adalah kewajiban yang dituntut dari umat Islam secara bersama-sama. Bila sudah dilaksanakan oleh sebagian muslim, maka kewajiban tersebut akan luntur. Tapi jika tidak ada yang melaksanakannya, maka seluruh kaum muslimin terkena dosa. Salah satu yang termasuk dalam fardhu kifayah adalah menyolatkan jenazah, baik laki-laki atau perempuan. Terdapat sedikit perbedaan antara tata cara keduanya. Maka kali ini akan dibahas tata cara sholat jenazah perempuan yang benar.

Tata Cara Sholat Jenazah Perempuan

“Sholatkanlah olehmu orang-orang yang sudah meninggal yang sebelumnya telah mengucapkan kalimat laa illaaha illallaah.” (HR. Ad-Daruquthni). Sebagai sesama muslim, menyolatkan jenazah merupakan cara kita untuk menunjukan kepedulian dan menjalankan kewajiban.

“Barang siapa menyalati jenazah, maka ia mendapatkan satu qirath. Jika ia menghadiri penguburannya, maka ia mendapatkan dua qirath. Satu qirath sama dengan gunung Uhud.” (HR. Tsauban). Keutamaan yang diberikan oleh Allah kepada orang yang melaksanakan sholat hingga menghadiri penguburannya sangat besar. Oleh karena itu, mari kita sama-sama mencari tahu tata cara sholat jenazah yang baik untuk perempuan.

1. Niat

Niat sholat untuk jenazah perempuan yakni:

اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

 “Ushollii ‘alaa haadzihill mayyitati arba’a takbirootin fardhol kifaayati ma’muuman lillaahi ta’aalaa.” Dalam bahasa Indonesia: “Saya niat sholat atas mayit ini empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Lalu untuk niat sholat ghaib untuk jenazah perempuan;

اُصَلِّى عَلَى الْمَيِّتَةِ (فُلاَن) اْلغَائِبِةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

“Usholli ‘alal mayyitati (sebut nama) algha-ibati arba’a takbirotin fardhal kifayatin imaman/ma’muman lillahi ta’ala.” Artinya: “Saya niat salat atas jenazah (sebut nama) yang jauh empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum karena Allah Ta’ala.”

2. Berdiri Bagi yang Mampu

Dianjurkan untuk berdiri dan merapat kan badan sehingga bisa menampung banyak jamaah untuk melaksanakan sholat ini. Ada 4 takbir dalam sholat ini.

3. Membaca Surat Al-Fatihah di Takbir Pertama

Pada takbir pertama, kita akan membaca surat Al-Fatihah.

4. Membaca Sholawat di Takbir Kedua

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ shallaita ‘alâ sayyidinâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhim, wa bârik ‘alâ sayyidinâ Muhammad, wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ bârakta ‘alâ sayyidina Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhîm fil ‘âlamîna innaka hamîdun majîd.”

5. Berdoa Untuk Jenazah di Takbir Ketiga

Untuk jenazah perempuan: 

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهاَ وارْحَمهاَ وعَافِهاَ وَاعْفُ عَنْهاَ وأَكْرِمْ نُزُلَهاَ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهاَ وَاغْسِلْهاَ بِالْمَاءِ وَ الثَّلْجِ وَ الْبَرَدِ ونَقِّهاَ مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّي الثَوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ. اَللَّهُمَّ أَبْدِلْهاَ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهاَ وَ جَارًا خَيْرًا مِنْ جَارِهَا وَزَوْجًا خَيْراً مِنْ زَوْجِهاَ وأَهْلًا خَيْراً مِنْ أهلِهاَ وَ أَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَ أَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ القَبْرِ ومِنْ عَذَابِ النَّارِ

“Allahummaghfirlaha warhamha wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa wawassi’ mudkholahaa waghsilhaa bil maa-i wats tsalji wal barod. Wa naqqihaa minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas. Wa abdilhaa daaron khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa wa zaujan khoiron min zaujihaa wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

6. Doa Kembali di Takbir ke Empat

Doa untuk jenazah perempuan: 

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهَا

“Allaahumma laa tahrimnaa ajrahaa wa la taftinna ba’dahaa waghfir lanaa wa lahaa”

7. Salam

Ucapkan salam seperti mengakhiri sholat seperti biasanya.Itulah dia tata cara sholat jenazah perempuan yang benar. Semoga hal ini dapat menjadi pengetahuan baru untuk kita semua. Bila Anda membutuhkan tempat pemakaman sesuai dengan syariat Islam, maka Taman Pemakaman Islam Al-Azhar Memorial Garden bisa menjadi pilihan Anda. Kunjungi website kami sekarang juga.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait