Inilah Tata Cara Mengkafani Jenazah yang Benar

7 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

tata cara mengkafani jenazah

Mengkafani jenazah merupakan langkah penting dalam proses pemakaman seorang muslim. Ini menjadi salah satu dari 4 kewajiban dari orang yang masih hidup terhadap orang yang sudah meninggal. Berdasarkan hadits Aisyah r.a, “Ketika Rasulullah SAW wafat, seluruh jasadnya ditutupi dengan kain lurik (nama jenis kain buatan Yaman)” (HR. Bukhari, Muslim dan Baihaqi). Sebagai muslim yang baik, maka kita setidaknya harus paham bagaimana melaksanakan kegiatan ini. Oleh karena itu, mari kita sama-sama belajar tata cara mengkafani jenazah yang benar.

Tata Cara Mengkafani Jenazah

Kewajiban mengurus jenazah ini berlaku pada semua Muslim namun gugur atau tidak perlu dikerjakan jika sudah dilakukan oleh sebagian orang. Hukum untuk mengkafani jenazah ini adalah fardhu kifayah. Jika tidak ada yang mengerjakannya, maka orang-orang yang hidup dan bertempat tinggal di sekitar jenazah akan berdosa besar.

Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, ” Mandikanlah ia dengan air dan daun bidara. Dan kafanilah dia dengan dua lapis kain.” (HR. Bukhari no. 1849, Muslim no. 1206.) Dari hadis ini kita bisa tahu bahwa mengkafani jenazah yang benar adalah dengan memandikan dan mengkafani jenazah lalu menutup seluruh tubuhnya dengan baik menggunakan dua lapis kain. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang juga bersabda, ” Apabila salah seorang di antara kalian mengkafani saudaranya, maka hendaklah memperbagus kafannya.” (HR. Muslim no. 943)

Kafan adalah istilah untuk menyebut kain putih polos tanpa jahitan yang digunakan untuk mengkafani jenazah. Untuk jumlahnya, Aisyah radhiyallahu anha, berkata, ” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dikafankan dengan 3 helai kain putih sahuliyah dari Kursuf, tanpa gamis dan tanpa imamah.” (HR. Muslim no. 941).

Sehingga jumlah kain yang digunakan adalah 3 helai, baik bagi pria maupun wanita. Namun, 5 helai kain bisa digunakan untuk wanita dan lebih diutamakan.

Tata Cara Mengkafani Jenazah Pria

1. Bentangkan tiga lembar kain kafan yang telah dipotong sesuai ukuran jenazah. Susun dengan meletakkan kain yang paling lebar di bagian paling bawah. Berikan wewangian pada setiap lapisan kain tersebut.

2. Siapkan tiga sampai lima utas tali dan diletakkan tepat di bawah kain yang paling bawah.

3. Letakkan jenazah secara hati-hati dan dibaringkan diatas kain kafan yang sudah disiapkan.

4. Tutup bagian anggota badan tertentu dan semua lubang pada bagian tubuh, lalu selimutkan kain kafan selembar demi selembar dimulai dari yang paling atas.

5. Lalu ikat dengan tali yang telah disiapkan agar kain tidak lepas.

Baca juga: Hikmah Kematian

Tata Cara Mengkafani Jenazah Perempuan

1. Disunnahkan mengkafani jenazah perempuan dengan lima lapis kain, dimana tiga lapis untuk menutupi seluruh tubuh, satu sebagai kain basahan, dan satu sebagai kerudung di kepalanya.

2. Bentangkan dua kain kafan dan berikan wewangian di setiap lapisan kain tersebut, lalu letakkan jenazah diatasnya.

3. Letakkan kain sarung untuk basahan dibawahnya

4. Letakkan kain kafan sebagai kerudung

5. Letakkan jenazah pada kain kafan secara perlahan, jangan sampai menyakiti

6. Jenazah disedekapkan seperti posisi sholat. Tutup dengan kapas pada seluruh lubang pada tubuh.

7. Tutup jenazah dengan kain sarung di antara pusar sampai lututnya

8. Pasangkan baju kurung dan kerudungnya. Kepang rambut menjadi dua atau tiga bagian jika panjang.

9. Selimutkan seluruh tubuh jenazah dengan kain kafan selembar demi selembar dan ikat tali agar kain tidak lepas.Itulah dia tata cara mengkafani jenazah dengan benar sesuai sunnah dalam Islam. Semoga informasi ini bisa berguna. Bila Anda membutuhkan taman pemakaman sesuai dengan syariat Islam, maka Pemakaman Islam Al-Azhar Memorial Garden bisa menjadi pilihan Anda. Kunjungi website kami sekarang juga.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait