Tata Cara Melayat/Bertakziah dalam Islam

8 February 2022 by no comments Posted in artikel

tata cara melayat islam

Bagaimana tata cara melayat Islam atau takziyah yang tepat? Mengapa kita semua harus mengikuti tradisi takziah ini?

Sebagai manusia, kita memiliki batasan waktu dan tidak ada satu pun makhluk di bumi yang tahu kapan kita harus berpulang ke akhirat. Tentu saja, kita tidak bisa menghindari kematian seperti yang tertulis dalam suatu surat, yaitu:

قُلْ إِنَّ ٱلْمَوْتَ ٱلَّذِى تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُۥ مُلَٰقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

“Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-Jumu’ah: 8). 

Sebelum kita menghadap Sang Pencipta, kita memiliki banyak tugas untuk menebar kebaikan di bumi ini. Salah satu tugas yang harus kita lakukan adalah dengan mengunjungi serta mendoakan mereka yang sudah meninggal.

Maka dari itu, Anda harus memahami apa saja tata cara melayat dalam agama Islam. Melalui artikel ini, Al-Azhar Memorial Garden akan memberikan informasinya untuk Anda.

3 Tata Cara Melayat Islam

Dalam bertakziah, ada 3 tata cara yang perlu Anda ikuti, yaitu:

1 . Turut Berbelasungkawa

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam tata cara melayat Islam adalah dengan turut berbelasungkawa atau turut berdukacita atas kematian saudara/i kita yang telah berpulang ke dunia akhirat. Berikan rasa simpati dan bentuk empati Anda kepada keluarga yang ditinggalkan pula agar mereka dapat lebih kuat untuk menjalani kehidupan selanjutnya.

Ditinggalkan oleh orang yang kita sayangi atau cintai tidaklah mudah dan tentu akan meninggalkan luka yang mendalam. Oleh karena itu, sudah selayaknya kita sebagai sesama manusia untuk dapat memahami perasaan orang lain, khususnya mereka yang sedang dalam masa berkabung.

Baca Juga: 3 Doa Ketika Mendengar Kabar Orang yang Meninggal

2 . Mendoakan Jenazah

Di dalam tradisi takziah, Anda juga diminta untuk mendoakan jenazah. Tujuan dari mendoakan jenazah ini adalah agar mereka dapat pulang ke dunia akhirat dan jalannya untuk memasuki pintu surga dilancarkan.

Untuk mendoakan jenazah, Anda bisa melafalkan doa berikut ini:

أَنَّ لِلَّهِ مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمًّى فَمُرْهَا فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ

“Sesungguhnya adalah milik Allah apa yang Dia ambil dan akan kembali kepada-Nya apa yang Dia berikan. Segala sesuatu yang ada di sisi-Nya ada jangka waktu tertentu (ada ajalnya). Maka hendaklah dia bersabar dan mengharap pahala dari Allah.”

3 . Menutup Aib Jenazah

Hal terakhir yang perlu diperhatikan dalam tata cara melayat sesuai dengan ajaran agama Islam adalah menutupi aib mereka yang telah meninggal. Sebagaimana yang ditulis dalam sebuah surat:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Hujurat: 12)”

Jadi, itulah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai tata cara melayat dalam agama Islam. Sebagai informasi tambahan, Al-Azhar Memorial Garden memiliki kavling pemakaman khusus Islam dan silakan hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*

Related Story