Syafaat Al Quran di Alam Kubur dan Akhirat

10 November 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

syafaat al quran di alam kubur

Al-Qur’an bisa menjadi salah satu amalan yang menolong kita di alam kubur dan akhirat. Kekuatan syafaat Al Quran di alam kubur dan akhirat tidak perlu diragukan lagi. Rasulullah Muhammad SAW pun pernah bersabda mengenai kehebatan Al-Qur’an dalam menolong kita setelah meninggal.

Selama hidup, Al-Qur’an bisa menjadi penuntun kita dalam bertindak dan beribadah. Umat Muslim yang taat pun diharuskan membaca dan menghayati ayat-ayat Al-Qur’an, sehingga tindakan dan perbuatan mereka dijauhkan dari kejahatan dan maksiat. Siapa yang menyangka, Al-Qur’an akan menjadi penolong kita di saat kita tidak lagi berada di dunia ini.

Syafaat Al-Qur’an di Alam Kubur dalam Rupa Orang Tampan

Rasulullah Muhammad SAW sering bersabda mengenai pertolongan Al-Qur’an bagi setiap umat manusia di alam kubur. Beliau pernah bersabda kepada Sa’id bin Sulaim RA, katanya, “Tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).

Bazzar dalam bukunya Himpunan Fadhilah Amal juga meriwayatkan bagaimana Al-Qur’an menolong kita di alam kubur. Saat kita meninggal dunia, orang-orang sibuk dengan pengurusan jenazah, termasuk pemasangan kain kafan. Tiba-tiba, ada orang yang tampan berdiri di kepala mayat. Orang itu pun hadir pula di antara dada dan kain kafan untuk menyertai sang jenazah.

Setelah jenazah dikuburkan dan orang terakhir meninggalkan makamnya, datanglah malaikat Munkar dan Nakir untuk menanyakan beberapa pertanyaan kepada jenazah. Mereka juga berusaha memisahkan orang tampan itu sehingga proses tanya jawabnya berjalan dengan lancar.

Si tampan itu mengatakan bahwa sang jenazah adalah sahabat karib si mayit dan tidak akan meninggalkannya dalam keadaan apapun. Ia memperbolehkan kedua malaikat ini untuk melakukan tugasnya. Hanya saja, si tampan tidak akan berpisah dengan si mayit sampai ia masuk surga nanti.

Lantas, siapakah si tampan itu? ”Aku adalah Alquran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan. Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.” Dia adalah Al-Qur’an yang selalu kita baca setiap saat apapun kondisinya. 

Di alam kubur, dia menolong kita agar kita mendapatkan istirahat yang layak hingga datangnya hari kiamat. Setelah malaikat Munkar dan Nakir itu melakukan tugasnya, sahabat itu menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera dengan kasturi dari Mala’il A’la.

Al-Qur’an pun bisa menjadi tameng pelindung bagi kita dari serangan siksa kubur berupa semburan api. Hal ini sesuai dalam riwayat Amru bin Murrah, di mana Al-Qur’an akan muncul dan menyelamatkan kita dari semburan api dari berbagai arah.

“Jika manusia masuk ke dalam kubur, tiba-tiba keluar semburan api dari arah kepalanya, lalu Al-Qur’an datang untuk menghalanginya. Kemudian api itu keluar dari arah kakinya, lalu datanglah Al-Qur’an untuk menghalanginya. Kemudian keluar dari samping kanannya, lalu datanglah Al-Qur’an untuk menghalanginya. Lalu keluar dari sampai kirinya, maka datanglah Al-Qur’an untuk menghalanginya. Kemudian, api itu bertanya: Mengapa engkau berbuat demikian, demi Allah ia tidak pernah berbuat untukmu? Lalu Al-Qur’an berkata, “Bukankah dahulu aku berada di mulutnya.”

Di sini, kita bisa melihat bahwa Al-Qur’an benar-benar menjadi sahabat yang tidak terpisahkan di alam kubur. Dia pun mau jadi pembela kita hingga di akhirat nanti, serta melindungi anggota keluarga yang masih hidup. Selama kita menjadikan Al-Qur’an ini sebagai sahabat kita di dunia, niscaya kitab ini mau menjadi sahabat kita di alam kubur dan akhirat.

Luar biasa sekali syafaat Al Quran di alam kubur dan akhirat bagi kehidupan kita. Hendaknya kita sebagai umat Muslim rajin membaca dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Rajin membaca Al-Qur’an pun menjadi amalan yang mempersiapkan kita sebelum ajal menjemput. Tidak lupa, lahan makam syariah pun bisa dipersiapkan detik ini pula selagi kita masih hidup. Al-Azhar Memorial Garden menyediakan lahan makam untuk Anda dan keluarga sehingga nanti bisa dimakamkan sesuai dengan syariah Islam.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait