Apa Itu Sakaratul Maut Menurut Islam?

2 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

sakaratul maut

Kematian yang dialami oleh manusia pun memiliki prosesnya, salah satunya adalah sakaratul maut. Ruh manusia tidak serta-merta langsung dicabut dari tubuhnya menjelang kematian. Ada beberapa tahapan atau peristiwa yang harus dialami sebelum ruh benar-benar meninggalkan jasad manusia yang ada di bumi.

Kematian juga merupakan hal yang sudah mutlak dan tidak terbantahkan. Siapapun tidak bisa menghindari kematian, bagaimanapun caranya. Allah SWT telah menetapkan kematian dalam setiap ciptaannya, maklumat itu Dia sampaikan melalui Surat QS. Ali Imran ayat 185, bunyinya:

ۡد ُ ِس َٚأ ب َّٓ ُصۡد ِض َح َل ِٓ ٱٌَّٕ فَ َِّخِۖ َٰ مِ١َ ۡ ٱٌ َ ُجٛ َس ُوُۡ ٠ََٛۡ ُ َٛفَّۡٛ َْ أ َّب رُ َِّٔ َٚإ ُّۗ َّۡٛ ِد ۡ ٱٌ ئِمَخُ ٖظ َرآ ۡ َجٕ ُو َّخَ فَمَۡذ ً َٔف ۡ ِخ ًَ ٱٌ َذ١َٰٛ َ ۡ َٚ َِب ٱٌ ُّۗ ِس فَب َص ُغ ُشٚ ۡ ُع ٱٌ َٰ ََّّل َِزَ ِ إ ١َبٓ ۡ ٱٌ ذٔ حُ  

Yang artinya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”

Mengenal Sakaratul Maut

Sakaratul maut adalah detik-detik menegangkan yang mengawali proses kematian manusia. Dalam proses ini, ruh perlahan-lahan akan berpisah dari jasad dan ditandai dengan beberapa kejadian. Tanda-tanda sakaratul maut tidak hanya bisa dirasakan oleh jiwa, tapi juga terlihat melalui beberapa kondisi biologis, sehingga beberapa saksi mata pun turut merasakan dahsyatnya sakaratul maut pada manusia.

Sejatinya, kematian dan sakaratul maut sering dihindari oleh manusia, tak heran orang selalu berusaha mencari seribu cara untuk tetap hidup di dunia. Ini fakta yang tidak terbantahkan, bahkan Allah sendiri mencatatnya dalam firman-Nya, yaitu:

ه َِب ُوٕ َذ َٰ َر ِۖ َذ ك ۡ ٱٌ ِ َّۡٛ ِد ث ۡ ٱٌ َشحُ َء ۡد َعىۡ ِذ١ُ ذ َٚ َجبٓ ُٗ رَ ۡ ِِٕ

Artinya: dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya. (QS. Qaaf : 19).

Sakitnya Proses Sakaratul Maut

Al Qur’an juga mencatat dahsyatnya proses sakaratul maut yang menyakitkan ini. Proses ini bisa dibaca dalam Surat QS Al-Qiyamah ayat 26-30,

َٰٝ َسث َه َوََّٓل ٌَ ِ ِق إ ٱٌ َّغب ِ ِذ ٱٌ َّغب ُق ث زَفَّ ۡ ِف َشا ُق َٚٱٌ ۡ َُّٔٗ ٱٌ َ ٖق َٚنَ َّٓ أ َسا َٟ َٚلِ١ َِٓۡ ًَ َشالِ َرا ثٍََ َغ ِذ ٱٌزَّ ِ ٠ َِ َٛۡإ ئِ ٍز َّ َغب ُق ۡ

Terjemahannya: “sekali-kali jangan. apabila napas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan. dan dikatakan (kepadanya): “Siapakah yang dapat menyembuhkan?”. dan Dia yakin bahwa Sesungguhnya Itulah waktu perpisahan (dengan dunia). dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan [1533]. kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau. (QS. Al-Qiyāmah : 26-30)”.

Rasulullah Nabi Muhammad SAW berkata bahwa proses sakaratul maut ini menyakitkan, bagaikan ditusuk tiga ratus pedang (HR at-Tirmidzi). Dia mengibaratkan sakitnya sakaratul maut bagaikan kain yang disobek oleh pohon yang berduri, tercatat dalam hadits HR Al-Bukhari: “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek?”

Baca juga: Yang Harus Dilakukan Saat Seseorang dalam Keadaan Sakaratul Maut

Sakitnya sakaratul maut juga diungkapkan oleh Imam Al Ghazali, yaitu: “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan dalam perut seseorang. Kemudian seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itu pun membawa semua bagian tubuh yang tersangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa.”

Lebih lanjut, Imam Al Ghazali juga membahas tentang hal ini lewat haditsnya, “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut seperti menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagi orang yang sedang sekarat merasakan bahwa dirinya ditarik-tarik dan dicabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dan dari setiap akar rambut serta kulit kepala hingga kaki.”

Begitulah penjelasan mengenai sakaratul maut dan sakitnya proses yang dialami oleh suatu jasad menjelang kematian. Karena itu, kita harus tetap ingat pada Allah SWT dan terus beriman kepada-Nya.Mati itu pasti dan waktunya tidak diketahui. Persiapkan pemakaman yang ideal bagi Anda dan keluarga, sehingga kerabat tidak akan repot dalam mencari pemakaman yang sesuai. Taman Pemakaman Al Azhar Memorial Garden bisa menjadi jawaban bagi persiapan menuju dunia akhirat.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait