Apakah Roh Orang Meninggal Tetap di Rumah Sebelum 40 Hari? Simak Pembahasannya!

29 Desember 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

roh orang meninggal sebelum 40 hari

Banyak umat muslim yang percaya bahwa roh orang meninggal sebelum 40 hari masih akan berada di rumah. Kepercayaan ini berkaitan dengan budaya yang dilakukan oleh umat muslim di Indonesia dan Malaysia, di mana mereka mengadakan tahlilan untuk mendoakan orang yang baru saja meninggal.

Tahlilan sendiri biasanya diadakan di tujuh hari pertama ketika ada orang yang meninggal, ada pula yang mengadakannya berturut-turut hingga hari ke-40.

Namun, benarkah roh orang yang baru meninggal akan menetap di rumah sampai hari ke-40 tersebut? Mari simak pembahasannya.

Pembahasan Roh Orang Meninggal Sebelum 40 Hari

Prof. M. Quraish Shihab, pendiri dari Pusat Studi Al-Quran, dikutip dari ucapannya pada video dalam kanal YouTube Najwa Shihab yang berjudul “Shihab & Shihab – Bekal Diri Menuju Ilahi: Tanda-Tanda Kematian” mengatakan bahwa seseorang yang baru saja meninggal akan pergi menuju alam barzakh. Di alam barzakh ini mereka akan menunggu sampai hari akhir tiba sebelum akhirnya pergi ke padang mahsyar.

Baca Juga: Tentang Fase Kebangkitan Manusia dari Alam Kubur

“Bisa jadi itu merupakan kesan (yang kita buat) bahwa dia seakan-akan ada. Tidak harus itu. Masa kita harus katakan dia (berada) di tengah kita sehingga dia tidak pergi ke alam barzakh? Kita tidak di alam barzakh, kita di dunia,” ucapnya.

Buya Yahya, seorang pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah, pun beranggapan yang kurang lebih serupa, “Orang yang meninggal dunia punya urusan dengan amalnya. Tidak ada ruh pulang setiap malam Jumat nangis-nangis depan rumah itu tidak ada. Tidak ada ruh gentayangan, itu kan di sinetron, hanya khayalan,” ungkapnya.

“Ruh orang yang meninggal dunia (ada) di alam barzakh bukan alam dunia. Di alam barzakh (mereka) bisa menyaksikan semuanya (kejadian yang ada di alam dunia) dan mendengarkan omongan di dunia, tetapi melihatnya dengan hukum alam barzakh, yang dilihat dosa atau pahalanya,” lanjutnya.

Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda:

“Apabila seorang mukmin telah meninggal dunia maka ruh orang itu mengitari rumahnya selama satu bulan, melihat keluarga yang ditinggalkannya bagaimana mereka memperlakukan hartanya, membagi warisannya dan bagaimana pula mereka membayar utang-utangnya.

“Apabila sebulan telah berlalu ruh itu dikembalikan ke liang lahatnya kemudian berkeliling mengitari kuburnya selama setahun melihat siapa saja yang datang mencarinya berdoa untuknya dan berduka untuknya.

“Apabila setahun sudah lewat maka ruh orang itu ditempatkan di suatu tempat dimana semua ruh berkumpul, sehari ditiupnya Seruling atau sangkakala di hari kiamat pada saat seseorang sudah meninggal dunia dan diusung jenazahnya. Allah ta’ala mengirimkan empat malaikat.

“Apabila mereka telah berada di kuburnya maka salah satu malaikat berseru ajalmu telah tiba dan semua harapan telah putus. Malaikat kedua berkata harta bendamu telah sirna dan hanya semua amal yang tinggi.

“Malaikat ketiga berkata kesibukanmu telah purna dan tinggallah bencana. Malaikat keempat pun berkata beruntung bagimu bila makananmu halal dan engkau berbakti kepada Allah yang memiliki keagungan.”

Jadi kesimpulannya, orang yang sudah meninggal tidak lagi bersama kita, namun mereka akan langsung dibawa ke alam barzakh. Namun, mereka masih tetap bisa melihat dan mendengarkan kita, maka dari itu ada baiknya jika kita bisa selalu berbuat baik serta mendoakan mereka yang telah tiada.

Baca Juga: Apakah Orang yang Sudah Meninggal Bisa Mendengar Doa Kita?

Jika Anda sedang mencari pemakaman, Al-Azhar Memorial Garden menyediakan taman pemakaman berdasarkan syariat Islam dan dikelola secara profesional. Kunjungi website kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait