Niat Memandikan Jenazah dan Adab yang Harus Dilakukan

3 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

Niat Memandikan Jenazah

Kematian itu pasti, tapi waktunya tidak bisa diketahui dengan tepat. Bisa saja suatu saat keluarga atau orang terdekat kita sudah dipanggil oleh Allah SWT. Karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui lebih awal mengenai pengurusan jenazah, termasuk niat memandikan jenazah yang tidak bisa diabaikan.

Ketika orang baru saja meninggal, jenazahnya juga masih harus diurus dengan hormat, mulai dari memandikan, mengkafani, mensalati hingga menguburnya. Dalam kepercayaan Islam, memandikan merupakan salah satu kewajiban, berarti harus dilakukan oleh Muslim terhadap orang yang baru meninggal. 

Hukum mengurus jenazah bersifat fardu kifayah, jadi ada tata cara yang harus dilakukan, termasuk niat memandikan jenazah yang harus diucapkan dengan benar. Memandikan jenazah juga harus diketahui oleh setiap Muslim, agar mereka siap sekiranya ada salah satu anggota keluarga yang meninggal dunia.

Niat Memandikan Jenazah yang Harus Dihafalkan

Sebelum mulai memandikan jenazah, ketahuilah bacaan niat memandikan jenazah, baik laki-laki atau perempuan.

1. Niat Memandikan Jenazah Laki-Laki

Laki-laki:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذَاالْمَيِّتِ للهِ تَعَالَى 

Nawaitul gusla adaa-an ‘an haadzal mayyiti lillahi ta’aalaa

Artinya: “Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayat (laki-laki) ini karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Memandikan Jenazah Perempuan

Perempuan:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذِهِ الْمَيِّتَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul gusla adaa-an ‘an haadzihil mayyitati lillaahi ta’aalaa. 

Artinya: “Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayat (perempuan) ini karena Allah Ta’ala.”

Adab Memandikan Jenazah yang Harus Diperhatikan

Selain menghafalkan niat, setiap muslim juga harus memperhatikan beberapa adab dalam memandikan jenazah. Inilah beberapa adab yang harus diketahui:

1. Jenazah Harus Dimandikan di Tempat Tersembunyi

Ketika dimandikan, ada aurat jenazah yang mungkin terlihat, jadi jenazah harus dimandikan di tempat tersembunyi dan dijaga dari pandangan orang yang bukan muhrimnya.

Baca juga: Tata Cara Mengurus Jenazah yang Benar Menurut Islam

2. Jenazah Harus Dimandikan oleh Orang yang Memenuhi Syarat

Orang yang memandikan jenazah juga tidak boleh sembarangan, tapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat yang pertama dan pasti adalah muslim dan mengetahui tata cara memandikan jenazah. Tidak sembarang muslim, mereka juga harus berakal dan sholeh, karena merekalah yang bertanggung jawab atas pemandian jenazah.

Selain itu, jenazah juga harus dimandikan sesuai dengan mahramnya. Jenazah laki-laki harus dimandikan oleh muslimin, begitupun jenazah perempuan, hendaknya dimandikan oleh muslimah. Suami atau istri sah boleh turut memandikan beserta dengan orang yang dianggap mahram.

Apabila jenazahnya masih anak-anak, baik perempuan maupun laki-laki boleh memandikan mayat tersebut.

3. Jenazah Harus Dimandikan dengan Menutup Aurat

Tutuplah aurat mayat dengan menggunakan selembar kain yang telah disiapkan. Tujuannya adalah agar orang lain tidak melihat aurat mayat tersebut.

4. Jenazah Harus Dimandikan dengan Lembut

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jenazah harus diperlakukan dengan hormat dan dihargai. Karena itu, memandikannya pun harus dengan lembut dan hati-hati.

Kondisi jenazah yang sudah kaku boleh dilemaskan, caranya tekuk sendi-sendi yang ada pada tubuh sebanyak dua hingga tiga kali dengan lembut.

Baca juga: Tata Cara Memandikan Jenazah Menurut Islam (+ Video)

5. Jenazah Harus Dibersihkan dari Najis dan Kotoran

Tak bisa dipungkiri, ada kotoran atau najis dalam jenazah, terutama ketika mereka sudah sakit keras dalam waktu yang lama. Caranya, dudukkan jenazah terlebih dulu, kemudian tekan perutnya dengan lembut bersama aliran air. Tak lupa, bersihkan juga mulut, gigi, rambut dan jenggot jenazah.

6. Jenazah Harus Dirapikan

Apabila jenazah sudah selesai dimandikan, jangan lupa untuk merapikannya. Rambutnya harus disisir serta kukunya harus dipotong apabila sudah panjang. Intinya, persiapkan mayat seperti mereka hendak beribadah kepada Allah SWT.

7. Jenazah Harus Ditutup Aibnya

Terakhir, jangan lupa menutup aib jenazah, dengan cara menjaga dan menutupnya saat dimandikan. Apa yang dilihat cukuplah menjadi rahasia bagi yang memandikan.
Adab di atas juga harus dilakukan setelah mengucapkan niat memandikan jenazah. Setiap muslim wajib menghafalkan niat dan adab di atas agar mereka siap ketika dibutuhkan. Mereka juga harus memilih lokasi pemakaman yang tepat, seperti Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden yang sesuai dengan syariat Islam dan menyediakan lokasi yang hening untuk proses pemakaman.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait