Hukum mengubur jenazah Muslim dengan petinya

30 April 2020 by no comments Posted in doa menguburkan jenazah muslim

Dalam kitab I’anatut Thalibin, Syaikh Abu Bakar Syatha menjelaskan sebagai berikut;

وكره صندق إلا لنحو نداوة فيجبه

“Dimakruhkan mengubur mayit di dalam peti kecuali karena tanahnya lembab, maka hukumnya wajib.”

Syaikh Wahbah Azzuhaili dalam kitabnya Alfiqhul Islami wa Adillatuhu menyebutkan pendapat ulama dari empat mazhab terkait hukum mengubur jenazah di dalam peti.

Pertama, menurut ulama Hanafiyah, tidak masalah mengubur jenazah dengan menggunakan peti jika dibutuhkan, seperti tanahnya gembur. Dan disunahkan jika tanahnya mudah digali.

Kedua, menurut ulama Malikiyah, sebaiknya jenazah tidak kubur di dalam peti. Hanya saja disunahkan menutup lubang liang lahad dengan bata, papan kayu, atau batu agar bisa rapat.

Ketiga, makruh mengubur jenazah di dalam peti kecuali tanahnya gembur dan mudah roboh dan tidak bisa menahannya kecuali dengan peti tersebut, atau wanita yang tidak memiliki mahram agar tidak bisa disentuh oleh orang lain pada saat dikuburkan atau lainnya.

Keempat, menurut ulama Hanabilah, tidak disunahkan mengubur jenazah di dalam peti karena hal tersebut tidak pernah dilakukan oleh Nabi Saw. dan juga sahabatnya. Juga hal tersebut menyerupai dengan penduduk dunia. Selain itu, tanah dapat segera mengeringkan kotoran-kotorannya.

Dengan demikian, sebaiknya jenazah dikuburkan tanpa dibungkus dengan peti atau sejenisnya kecuali dalam kondisi dibutuhkan dan untuk kemaslahatan jenazah.

Source: https://bincangsyariah.com/kalam/hukum-mengubur-jenazah-beserta-dengan-petinya/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*

Related Story