Hukum Memindahkan Makam Dalam Kacamata Islam

28 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

hukum memindahkan makam

Dalam syariat Islam, terdapat beberapa hukum memindahkan makam yang perlu Anda ketahui. Jika Anda sedang memiliki rencana untuk memindahkan makam salah satu sanak keluarga, maka ada baiknya untuk mengetahui hukum yang berlaku tersebut.

Pada umumnya, Islam melarang siapapun untuk melakukan pemindahan jenazah yang sudah dikubur. Namun, dalam beberapa situasi tertentu atau darurat, makam boleh dipindahkan sesuai yang tertulis dalam syariat Islam.

Untuk itu, melalui artikel ini, kami akan memberikan beberapa informasi penting bagi Anda yang ingin memindahkan makam salah satu sanak keluarga. Informasi di bawah ini berisi hukum untuk memindahkan makam sesuai syariat Islam.

3 Hukum Memindahkan Makam Sesuai Syariat Islam

Dalam Islam, setidaknya ada 3 hukum yang berlaku dalam memindahkan makam sesuai dengan tujuan dan situasinya. Ketiga hukum memindahkan makam tersebut adalah sebagai berikut:

1. Adanya Kebutuhan Pribadi yang Mendesak

“Tidak boleh mengeluarkan mayat dari kuburannya kecuali karena kebutuhan mendesak, misalnya ada sesuatu yang mengganggu mayat sehingga harus dipindahkan ke tempat lain. Sebagaimana pada sebagian sahabat, jenazahnya dipindahkan karena sebab semacam ini.” (Majmu’ Al-Fatawa, 24:303)

Sesuai dengan kutipan di atas, pemindahan makam harus didasari dengan suatu alasan atau kondisi yang mendesak seperti situasi makam yang sudah tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat peristirahatan terakhir. Oleh karena itu, jika makam yang akan dipindahkan mengalami beberapa kondisi atau situasi tertentu, Anda dapat memindahkan makam tersebut ke lokasi yang lebih baik.

2. Adanya Kebutuhan Umum yang Mendesak

Terkadang, lahan makam di beberapa tempat memiliki berbagai situasi khusus yang menyangkut dengan kepentingan umum. Salah satu situasi khusus tersebut seperti perluasan jalan yang harus mengambil sebagian lahan makam yang sudah ditempati.

Selain perluasan jalan, ada juga beberapa kondisi yang memungkinkan lahan makan perlu dibongkar karena kondisi bencana alam seperti banjir dan sebagainya. Apabila Anda menghadapi kondisi yang demikian, maka makam sanak keluarga dapat diperbolehkan sesuai hukum yang berlaku dalam agama Islam.

3. Adanya Kebutuhan Orang Lain yang Mendesak

Hukum terakhir untuk memindahkan makam adalah berdasarkan kebutuhan yang mendesak dari salah satu atau beberapa pihak. Apa maksudnya kebutuhan orang lain yang mendesak?

Sebagai contoh, ketika tanah makam tempat peristirahatan terakhir jenazah tersebut merupakan lahan orang lain dan orang tersebut ingin mengambil kembali tanah mereka, maka makam boleh dipindahkan. Hal ini termasuk ke dalam situasi yang mendesak di mana keluarga yang bersangkutan harus memindahkan jenazah tersebut ke lahan pemakaman yang baru.

Sekiranya, itulah 3 hukum dalam Islam mengenai pemindahan makam yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk memindahkan makam salah satu sanak keluarga. Apakah sejauh ini Anda sudah memahami ketiga hukum di atas?

Jika Anda sedang mencari lahan baru untuk pemindahan makam salah satu sanak keluarga, maka Al Azhar Memorial Garden dapat membantu untuk menyediakan berbagai lahan makam yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Lahan makam kami sudah disesuaikan dengan syariat Islam di mana lahan makam ini tidak digabung dengan lahan makam non-muslim dan menghadap ke arah kiblat.

Al Azhar Memorial Garden telah berdiri selama kurang lebih 10 tahun untuk melayani seluruh pemakaman umat muslim dan kami juga memiliki Ustad yang akan membantu melayani prosesi pemakaman jenazah. Apabila Anda tertarik untuk memindahkan makam ke Al Azhar Memorial Garden, silakan hubungi kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut atau bisa juga melihat informasi mengenai kavling pemakaman di sini.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait