Inilah Hadis Tentang Takdir Manusia

6 Desember 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

hadis tentang takdir manusia

Kata “takdir” di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti ketetapan Tuhan; ketentuan Tuhan; nasib. Dari arti pertamanya saja sudah terlihat bahwa takdir manusia adalah suatu hal yang ditetapkan Allah SWT dan tidak bisa diubah atau diganggu gugat lagi. Apalagi ada berbagai hadis tentang takdir manusia. 

Ya, benar sekali. Jika Anda sedang merasa penasaran tentang bagaimana cara kerja kehidupan takdir manusia, beberapa hadis di bawah ini dapat menjadi ilmu baru bagi Anda sebagai muslim yang taat.

Hadis Tentang Takdir Manusia

Ada beberapa hadis yang memang memiliki maksud tentang takdir manusia. Dalam hadis  Ibnu Abbas riwayat Tirmidzi, Rasulullah bersabda:

. واعلم أن الأُمة لو اجتمعت على أَن ينفعـوك بشيء، لم ينفعوك إلا بشيء قد كتبه الله لك، وإن اجتمعوا على أن يضروك بشيء، لم يضروك إلا بشيء قد كتبه الله عليك، رفعت الأقلام وجفت الصحف

“…Ketahuilah, kalau seandainya umat manusia bersatu untuk memberikan kemanfaatan kepadamu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan mampu memberi manfaat kepadamu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tentukan untukmu.  

Dan kalau seandainya mereka bersatu untuk menimpakan bahaya kepadamu dengan sesuatu, niscaya tidak akan membahayakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan akan menimpamu. Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.”

Hadis di atas menyatakan Allah SWT telah menetapkan takdir kepada para hamba-Nya, bahkan sebelum menciptakan mereka selama ribuan tahun. 

Selain itu, hal ini juga dijelaskan dalam hadis Muslim dari jalur Abdullah bin Umar:

إن الله كتب مقادير الخلائق قبل أن يخلق السموات والأرض بخمسين ألف سنة

“Sesungguhnya Allah SWT telah menuliskan ketetapan ciptaan-Nya 50 ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.”

Jadi sudah jelas bahwa bahkan dalam 50 ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi, Allah SWT telah menuliskan ketetapan para ciptaan-Nya. Takdir ciptaan-Nya memang sudah tidak bisa diubah lagi karena:

وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ

“Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.” (QS At-Takwir: 29)

وَمَا يَذْكُرُونَ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ ۚ هُوَ أَهْلُ التَّقْوَىٰ وَأَهْلُ الْمَغْفِرَةِ 

Dan mereka tidak akan mengambil pelajaran daripadanya kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dia (Allah) adalah Tuhan Yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan berhak memberi ampun.” (QS Al Mudatsir: 56)

Baca Juga: Mengenal Macam-macam Takdir dan Contohnya dalam Islam

Takdir Manusia Sudah Tertulis Sejak Awal

Anda sudah melihat beberapa ayat tentang takdir manusia. Memang, sudah sejak awal, takdir ciptaan-Nya telah tertulis sehingga tidak mungkin diubah lagi.

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ 

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS Al Hadid: 22)

اكتُبْ مقاديرَ كلِّ شيءٍ حتى تقومَ الساعةُ 

“Tulislah ketetapan-ketetapan atas segala sesuatu sampai waktunya tiba.” (HR Abu Dawud dalam kitab Shahihnya). 

Baca Juga: Apa Manfaat Beriman kepada Takdir Allah

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW telah bersabda: 

إن لكل شيء حقيقة، وما بلغ عبد حقيقة الإيمان حتى يعلم أن ما أصابه لم يكلن ليخطئه وما أخطأه لم يكن ليصيبه

“Segala sesuatu itu ada hakikatnya. Seorang hamba tidak akan sampai kepada hakikat iman sampai ia meyakini bahwa apapun yang (ditakdirkan) menimpanya, tidak akan meleset darinya. Dan apapun yang (ditakdirkan) tidak menimpanya maka tak akan menimpanya.” (HR Muslim dari Abu Darda)

Baca Juga: Bagaimana Sikap Kita Terhadap Takdir Allah?

Sekarang Anda telah memahami barisan hadis tentang takdir manusia. Dalam kehidupan manusia, takdir yang pasti adalah kematian. Itulah mengapa Anda harus mempersiapkannya sejak awal dengan memiliki kavling makam di Al Azhar Memorial Garden. Kami menyediakan taman pemakaman berdasarkan syariat Islam dan dikelola secara profesional. Klik di sini untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait