Tentang Fase Kebangkitan Manusia dari Alam Kubur

29 Desember 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

fase kebangkitan manusia dari alam kubur adalah

Proses kehidupan manusia tidak berakhir saat kematian datang menjemput kita. Masih ada fase panjang yang harus dilewati, termasuk fase kebangkitan manusia dari alam kubur. Sebagai manusia yang diciptakan oleh Allah SWT, kita tidak akan hidup selamanya di bumi ini. Pada suatu saat yang tidak kita ketahui waktunya, kita akan meninggalkan dunia ini dan pergi ke alam kubur. Senang atau tidak, suka atau tidak, hal ini harus manusia jalani, karena kematian bukanlah pilihan yang bisa ditentukan oleh manusia. 

Alam kubur tempat peristirahatan manusia setelah meninggal dari bumi biasanya disebut alam barzakh. Alam barzakh ini merupakan tempat penantian bagi arwah orang yang telah meninggal sebelum pada akhirnya mereka dibangkitkan kembali oleh Tuhan dalam bentuk yang baru. Hari saat mereka kembali dibangkitkan adalah hari kiamat, dan pada hari tersebut seluruh arwah yang telah meninggal akan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk berlanjut pada tahap yang disebut hisab. 

Sekilas, tahap hisab adalah waktu dimana setiap arwah akan mengetahui mereka akan masuk surga atau neraka. Jadi fase kebangkitan manusia dari alam kubur adalah serangkaian proses yang harus dilewati oleh mereka yang telah meninggal sebelum pada akhirnya mereka dibangkitkan. Dalam proses ini terdapat 5 fase yang harus dilewati. 

Apa Saja Fase Kebangkitan Manusia dari Alam Kubur?

Berikut ini adalah 5 fase atau tahap yang harus dilewati oleh manusia yang telah meninggal. 

1. Fase Yaumul Qiyamah

Ini adalah fase dimana terdengar tiupan sangkakala yang pertama. Ini mendandakan bahwa hari kiamat telah tiba dan sedang terjadi. Saat nantinya sangkakala yang pertama ditiup oleh Malaikat Izrafil, alam semesta dan seluruh kehidupan di dalamnya akan hancur bersama-sama. 

Hal ini seperti disampaikan dalam Q.s. An-Naml (27) ayat ke 87 yang artinya adalah “Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.”

2. Fase Yaumul Ba’as

Yaumul Ba’as adalah fase selanjutnya yang ditandai dengan tiupan sangkakala yang kedua. Fase ini menandakan kebangkitan arwah dari alam kubur. Setiap arwah akan bangkit dengan wajah yang berseri atau warna hitam. 

Hal ini bergantung kepada apa yang telah diperbuat oleh setiap orang sebelum mereka meninggal. Hal ini disebutkan dalam Q.s. Yasin (36) ayat ke 51 yang artinya “Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.”

3. Fase Yaumul Mahsyar atau Yaumul Hsyr

Pada fase ini, semua arwah yang telah dibangkitkan sebelumnya akan diadili dengan sangat adil oleh Allah SWT berdasarkan apa yang telah diperbuat setiap orang di dunia sebelum mereka meninggal. Pada saat ini berlangsung, setiap manusia akan dikumpulkan di Padang Mahsyar. 

Hal ini sesuai seperti yang disebutkan dari Shohabat Sahl bin Sa’ad As Sa’idi ra, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda yang artinya adalah “Akan dibangkitkan, dikumpulkan semua manusia di atas bumi yang putih, seperti kapas yang jernih. Tidak ada tanda (identitas) bagi seseorang”. (Hadits Riwayat Al Imãm Al Bukhõry no: 6521 dan Al Imãm Muslim no: 2790).

4. Fase Yaumul Hisab

Fase ini dikenal sebagai waktu dimana setiap manusia akan dilihat dan dihitung segala amal saleh dan amal buruk yang mereka miliki. Perhitungan ini yang akan menjadi pertimbangan bagi manusia, apakah mereka akan masuk surga atau neraka. Hal ini tertulis dalam QS. Al-Ghasyiyah [88] ayat 25-26 yang artinya “Sungguh, kepada Kami-lah mereka kembali. kemudian sesungguhnya (kewajiban) Kami-lah membuat perhitungan atas mereka.” 

5. Fase Yaumul Jaza

Fase ini adalah fase terakhir yang biasa dikenal sebagai hari pembalasan. Pembalasan pada setiap orang diperhitungkan dari fase sebelumnya mengenai amal baik dan amal buruk yang telah dilakukan oleh setiap orang. Jika seseorang memiliki amal baik yang lebih besar daripada amal buruknya, maka insya Allah orang tersebut akan masuk ke surga. 

Sebaliknya, jika amal buruk yang lebih banyak daripada amal baiknya, maka orang tersebut akan pergi ke neraka. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. Al Mu’min [40] ayat 17 yang artinya adalah “Pada hari ini, tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.”

Demikian fase kebangkitan manusia dari alam kubur yang harus dilewati. Semoga penjelasan di atas membuka wawasan Anda mengenai apa yang akan setiap manusia jalani saat mereka setelah meninggalkan dunia ini. Sebelum semua ini terjadi, ada baiknya mempersiapkan kavling makam yang sesuai dengan syariat Islam. Al Azhar Memorial Garden merupakan tempat yang tepat untuk mempersiapkan kavling makam dengan pelayanan terbaik dan profesional. Untuk informasi selanjutnya mengenai Al Azhar Memorial Garden, Anda dapat langsung klik di sini

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait