Doa Ziarah Kubur Muslim Syariah Islam

30 April 2020 by no comments Posted in artikel

Syariah Islam: Doa Ziarah Kubur Muslim

Rasulullah bersabda :

إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمْ الْآخِرَةَ

Artinya :

“Dulu aku melarangmu melakukan ziarah kubur. Sekarang, lakukanlah ziarah kubur, karena akan mengingatkan kalian terhadap akhirat.” (HR. Muslim).

Rasulullah juga pernah bercerita kepada sahabatnya, dan diriwayatkan oleh Muslim.

Pada suatu waktu beliau meminta ampunan untuk ibunya, tetapi Allah tidak mengizinkan. Lalu, Rasulullah meminta izin untuk menziarahi makam ibunya. Maka diperbolehkan agar selalu ingat dengan kematian.

Jadi, ziarah kubur itu diperbolehkan sepanjang tidak mengundang kesyirikan. Dalam artian hanya boleh berdoa kepada Allah, meminta pengampunan kepada Allah bukan kepada orang yang sudah dikubur tersebut.

Maka jika ketika ziarah kubur malah meminta kepada yang sudah dikubur, maka itu tergolong syirik. Syirik adalah menyekutukan Allah dan merupakan dosa yang tidak diampuni oleh Allah.

Allah berfirman dalam Al Quran surah An Nissa ayat 116 :

إِنَّ اللّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَاءُ

Artinya :

“Sesungguhnya Allah tidak akan memberi ampun terhadap dosa syirik kepada-Nya dan Dia akan memberi ampun terhadap dosa lainnya yang berada di bawah tingkatannya bagi siapa saja yang dikehendaki oleh-Nya.” (QS. An Nisaa ayat 116)

Berdasarkan firman Allah diatas, maka jangan sekali-kali melakukan perbuatan syirik (menyekutukan Allah), karena dosa syirik adalah dosa yang tidak akan diberi ampun oleh Allah.

Termasuk juga ketika Anda melakukan ziarah kubur ke makam orang tua, makam keluarga atau ke makam para wali, doakanlah mereka bukan malah meminta kepada yang sudah meninggal.

Doa Ziarah Kubur

Ketika melakukan ziarah kubur dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa.

Simak dzikir dan doa yang dibaca ketika ziarah kubur berikut :

  1. Membaca Salam (1x)
  2. Membaca Istigfar (3x)
  3. Membaca Surah Al Fatihah (1x)
  4. Membaca Surah Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas (3x)
  5. Membaca doa tahlil (33x)
  6. Membaca doa keselamatan atau doa jenazah

Silahkan simak penjelasan tentang bacaan doa ziarah kubur berikut ini.

1. Membaca Salam

Setiap akan keluar rumah pada akhir malam, Rasulullah menyapa penduduk makam dengan salam. Begitu juga ketika Anda akan memasuki makam, dianjurkan mengucapkan salam kepada penduduk makam.

Bacaan salam ketika ke makam sesuai sunnah

Bacaan salam ketika ke makam sesuai sunnah Arab

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

“Assalamu‘alaìkum dara qaumìn mu’mìnîn wa atakum ma tu‘adun ghadan mu’ajjalun, wa ìnna ìnsya-Allahu bìkum lahìqun”

Artinya :

“Assalamuallaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.”

Bacaan salam ini dapat Anda panjatkan ketika Anda memasuki makam atau ketika Anda akan mulai berdzikir.

2. Membaca Istighfar

Bacaan selanjutnya adalah dengan membaca doa istighfar.

Bacaan Istighfar

Bacaan Istighfar Arab

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

“Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi.”

Artinya :

“Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

3. Membaca Al Fatihah

Selanjutnya adalah mengirim doa Al Fatihah kepada para keluarga yang sudah meninggal, dan kepada para wali lainnya. Karena semua doa yang baik akan diterima oleh Allah.

Bacaan Al Fatihah

Bacaan Al Fatihah Arab

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

“Alhamdu lilla_hi rabbil ‘a_lamin. Ar Rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash-shirraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin”

Arti Bacaan Al Fatihah

“Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Lago Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.”

“Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

4. Membaca Surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas

Bacaan Surah Al Ikhlas

Bacaan Surah Al Ikhlas Arab

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

“Qul huwallahu ahad, allahu somad, lam yalid wa lam yụlad, wa lam yakul lahụ kufuwan ahad.”

Artinya :

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu, (Allah) tidak beranak dan tidak juga diperanakkan, Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya.”

Bacaan Surah Al Falaq

Bacaan Surah Al Falaq Arab

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

“Qul auudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.”

Artinya :

“Aku berlindung kepada Allah Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

Bacaan Surah An Naas

Bacaan Surah An Naas Arab

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

“Qul auudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.”

“Aku berlindung kepada Allah (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

5. Membaca Tahlil

Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa tahlil atau kalimat tahlil sebanyak 33 kali. Atau anda bisa mengikuti imam yang memimpin tahlil. Simak bacaan tahlil seperti berikut ini.

Bacaan Doa Tahlil

Bacaan Doa Tahlil Arab

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ

“Laailaaha Illallah.”

Artinya :

“Tiada Tuhan selain Allah.”

6. Membaca Doa Jenazah

Terakhir, adalah membaca doa. Silahkan membaca doa jenazah ketika ziarah kubur.

Bacaan Doa Jenazah Arab

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ

الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ

“Allahummaghfìrlahu war hamhu wa ‘aafìhìì wa’fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì’ madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.”

“Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.”

Artinya :

“Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”

“Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.” (HR. Muslim).

Atau jika Anda makmum dengan pemimpin tahlil yang ada, silahkan mengaminkan dari doa yang sudah dipanjatkan imam.

Doa ziarah kubur diatas dapat dilakukan sendirian atau bersama-sama yang dipimpin oleh seorang imam. Dengan membaca doa ziarah kubur di makam ini ada beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan.

Ziarah kubur sering dilakukan oleh umat muslim ke makam para wali Allah. Baik itu berziarah sendiri atau bersama dengan rombongan. Acara ziarah ke makam wali ini disebut dengan Zaroh.

Mengapa dianjurkan untuk berziarah dan berdoa ziarah kubur?

Manfaat ziarah kubur sangat banyak sekali, silahkan simak poin-poin di bawah ini.

1. Mengingatkan Akan Kematian

Faedah ziarah kubur yang pertama adalah dapat mengingatkan kita akan kematian. Sering kali manusia lupa seolah-olah dia akan hidup selamanya. Maka dari itu dia senantiasa tidak mengingat kematian dan hidup berfoya-foya.

Sering kali juga manusia menyakiti hati orang lain seolah-olah orang tersebut hidup selamanya dan masih punya kesempatan untuk meminta maaf. Tetapi sejatinya, semua orang akan mati dan tidak tahu kapan waktu tersebut datang.

Bisa jadi ketika kita berbuat dosa atau bahkan kebaikan. Sehingga ziarah kubur menjadikan kita selalu ingat bahwa kematian itu nyata adanya dan selalu berusaha baik terhadap sesama dan Allah SWT.

2. Ziarah Kubur Dapat Melembutkan Hati yang Keras

Faedah ziarah kubur yang kedua adalah berguna untuk melembutkan hati yang keras.

Bagaimana bisa, ziarah kubur dapat melembutkan hati yang keras?

Karena ketika ziarah kubur kita ingat akan kenangan, kebaikan dan pengorbanan orang yang diziarahi.

Apalagi itu adalah seorang wali yang perjuangannya luar biasa itu akan melembutkan hati kita karena tidak melulu senang tetapi juga ada air mata.

Air mata bisa melembutkan hati, asalkan masih dalam batas yang wajar dalam artian tidak berlebihan karena akan menyusahkan yang diziarahi dan agar tidak menganggu orang di sekitarnya.

3. Tidak Berorientasi Kepada Dunia Saja

Ketiga, ziarah kubur bisa membuat kita tidak hanya berorientasi kepada dunia saja, tetapi juga ada akhirat yang harus kita capai.

Apalagi jika sebelum berziarah membaca cerita para wali yang hidup dalam kesederhanaan dan mendedikasikan hidupnya hanya untuk agama Allah.

4. Bermanfaat Bagi Orang yang Berziarah dan yang Diziarahi

Faedah keempat yaitu bahwa doa ziarah kubur yang dilantunkan bisa bermanfaat untuk yang berziarah dan yang menziarahi.

Hal ini karena doa-doa yang dipanjatkan untuk para wali akan sampai kepada Allah. Dan untuk yang mendoakan akan lebih rendah diri ketika mengunjungi makam para wali.

5. Lebih Rendah Hati

Faidah dari ziarah kubur dapat membuat kita rendah hati, mengapa demikian?

Karena mengingatkan kita bahwa sekaya apapun, secantik apapun, seganteng apapun. Peristirahatan terakhirnya tetap sama yaitu tanah, tanpa ada harta sedikitpun yang dibawa.

Hanya berbungkus kain kafan yang semuanya sama, bukan baju mewah. Sehingga ziarah kubur mengingatkan bahwa hendaknya kita tidak boleh mempunyai sifat yang sombong.

Selanjutnya, apa saja yang harus dibaca ketika berziarah kubur ke makam wali, dan bagaimana saja tahap-tahap dan do’anya?

ketika berada di makam para wali, ada aturan, sopan santun atau adab untuk ziarah kubur. Simak adab ziarah kubur pada ulasan berikut.

Adab Ziarah Kubur

Ziarah kubur juga ada adabnya. Adab ini harus Anda lakukan sebagai bentuk penghormatan kepada yang meninggal atau waliyulloh :

1. Berpakaian yang sopan dan menutup aurat

Sudah seharusnya seseorang yang akan berziarah ke makam para Wali menggunakan pakaian yang sopan dan tertutup hingga menutu aurat.

2. Tidak duduk di makam orang lain

Sebagai wujud penghormatan dan sopan santun bagi peziarah, dianjurkan jangan pernah sesekali duduk di atas makam wali.

3. Tidak membawa makanan dan minuman

Ketika berziarah ke makam para wali dianjurkan tidak membawa makanan dan minuman. Hal ini agar ketika Anda membaca tahlil atau berdoa, Anda tetap khusu’.

4. Tidak bergurau

Silahkan tenang dan khusu’ mengikuti dan menyimak bacaan ziarah kubur. Jangan bergurau saat berdoa di makam wali.

5. Khusyu’ berdoa kepada Allah

Usahakan Anda fokus dan khusu’ ketika membaca doa ziarh kubur atau ketika makmum doa tahlil yang dippimpin oleh imam.

6. Dianjurkan Membawa Bunga dan Air

Dianjurkan untuk sebisa mungkin membawa bunga dan air untuk ditabur atau disiramkan di atas makam para wali.

7. Membersihkan Makam yang Diziarahi

Ketika sampai di makam para wali usahakan membantu membersihkan makamnya terlebih dahulu.

8. Berdoa Dengan Suara yang Pelan

Dianjurkan ketika berziarah ke makam para wali disaat membaca doa ziarah kubur dengan nada dan suara yang lembut dan pelan. Hal ini agar tidak mengganggu peziarah lainnya yang mungkin sudah selesai membaca doa.

9. Tidak Berkata Kotor

Selama berada di maka para wali jagalah omongan Anda. Jangan pernah mengucapkan kata-kata yang kasar dan kotor.

10. Bermuhasabah Diri Ketika Berziarah

Akan lebih baik jika Anda juga bermuhasabah saat berziarah kubur. Perbanyak sedekah untuk pembangunan makam dan biaya untuk kebersihan makam.

Sumber:https://wisatanabawi.com/doa-ziarah-kubur/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*

Related Story