Doa Sakaratul Maut dan Artinya

2 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

doa sakaratul maut

Doa sakaratul maut harus diucapkan menjelang masa kematian, saat di mana ruh dan jasad terpisah untuk selamanya. Sakaratul maut adalah momen yang menyakitkan dan tidak bisa dihindari bagaimanapun caranya. Rasulullah Muhammad SAW pun bersabda bahwa sakitnya sakaratul maut bagaikan ditusuk dengan tiga ratus pedang.

Kematian itu pasti dan tidak ada yang bisa lepas darinya. Saat kehidupan yang sudah digariskan tersebut berakhir, di situlah manusia harus mengalami sakitnya sakaratul maut sebagai proses menuju akhirat. Sakitnya sakaratul maut tidak hanya dirasakan dalam jiwa kita, tapi juga tubuh melalui tanda-tanda yang bisa kita lihat.

Baca juga: Apa Itu Sakaratul Maut Menurut Islam?

Doa Sakaratul Maut Ajaran Nabi Muhammad SAW

Kabar baiknya, Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan cara berdoa saat sakaratul maut tiba. Imam Al Ghazali lewat haditsnya yang sudah diterjemahkan pun mengkonfirmasi bahwa doa sakaratul maut sebaiknya diucapkan sehingga rasa sakit perlahan-lahan menghilang.

Berikut ini adalah bacaan doa yang diajarkan Nabi Muhammad saat mengalami sakaratul maut:

اللهم أعني على سكرات الموت

Allahumma a’innii ala sakaratil mauti. Artinya: “Ya Allah Tuhanku, mudahkanlah sakaratul maut (hilangkanlah rasa sakit saat ajal) bagi-Muhammad.” 

Imam Al Ghazali pun menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW dan orang-orang lainnya yang bertakwa pada Allah takut dengan rasa sakit saat sakaratul maut. Doa itu harus keluar dari mulut mereka agar proses sakaratul maut pun diringankan sehingga ruh bisa keluar dari jasad dengan lancar tanpa rasa sakit yang kian berat.

Rasa sakit saat sakaratul maut juga dijelaskan oleh Nabi Isa AS kepada murid-muridnya. Dia juga memerintahkan untuk berdoa kepada Allah SWT dalam kondisi sakaratul maut sehingga diberikan kemudahan menghadapinya.

Nabi Muhammad SAW memberikan deskripsi kematian itu bagaikan mengambil nyawa dari setiap ujung anggota tubuhnya, karena itu lebih baik meminta doa agar proses sakaratul maut dimudahkan. Begini sabdanya, “Ya Allah Tuhanku sesungguhnya engkau mengambil nyawa dari ruas sendi, tulang belulang bahkan dari ujung jari. Ya Allah Tuhanku, mudahkanlah kematian itu untukku.”

Ada juga doa sakaratul maut lainnya yang bisa kita ucapkan, bunyinya:

اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ

Allahumma Hawwin ‘Alaina Fii Sakarootil-Maut⁣

Artinya: Ya Allah, mudahkanlah bagi kami di dalam menempuh sakaratul maut.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad).

Meskipun ajal belum menjemput, Anda tetap bisa mengucapkan doa ini setiap saat setelah melakukan salat wajib. Dengan mengucapkan doa ini, kita memohon kepada Allah SWT sehingga hidup kita mendapatkan berkah dan rahmat, dan nantinya kita akan dimudahkan dalam menjalani proses sakaratul maut, bahkan tanpa merasakan sakit yang tidak terkira.

Baca juga: Tanda – Tanda Kematian Menurut Islam

Doa Sakaratul Maut bagi Saksi Mata

Saksi mata juga tidak boleh pasif ketika melihat jasad atau manusia yang sedang mengalami sakaratul maut. Nabi Muhammad SAW juga memberikan tuntunan doa bagi apabila mereka menyaksikan proses sakaratul maut yang menegangkan tersebut.

“Allahumma ahyihi (ha) ma kanatil hayatu khairan lahu (laha), wa tawaffahu (ha) idza kanatil wafatu khairan lahu (laha),” yang artinya: “Ya Allah, panjangkanlah hidupnya jika itu lebih baik baginya, dan ambillah jika itu lebih baik baginya”. 

Perlu diperhatikan juga penggunaan lahu dan laha, karena itu menunjukkan jenis kelamin mayit yang hendak didoakan. Gunakan laha apabila orang yang didoakan berjenis kelamin perempuan, dan lahu untuk laki-laki.

Hadits HR Imam Muslim menyampaikan salah satu sunah Nabi Muhammad SAW bagi umat Muslim untuk mengajari kalimat syahadat kepada orang yang sedang sakaratul maut. Kalimat syahadat bisa disampaikan dengan cara yang halus dan tidak memaksa.

Beginilah sabda Nabi Muhammad SAW:

اقرؤوا عَلَى مَوْتَاكُمْ يس

yang artinya: Ajarilah orang yang mau meninggal di antara kalian dengan kalimat lâ ilâha illallâh.Seluruh doa sakaratul maut yang disebutkan dalam artikel ini hendaknya diamalkan, sehingga proses kematian dan pemisahan nyawa dari jasad pun semakin Allah SWT mudahkan. Selain itu, penting pula menyediakan pemakaman sesuai dengan syariat Islam agar kehidupan akhirat pun berjalan dengan damai. Pemakaman Islam Al Azhar Memorial Garden bisa menjadi jawaban dan pilihan bagi Anda dan keluarga yang ingin dimakamkan secara islami.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait