Perhatikan 6 Ciri-ciri Sakaratul Maut yang Baik Ini

4 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

ciri ciri sakaratul maut yang baik

Sakaratul maut merupakan suatu bagian dalam kematian di mana ruh manusia perlahan-lahan terpisah dari tubuhnya. Dalam Islam, ruh manusia tidak serta merta dicabut dari raganya menjelang kematian, melainkan ada proses bernama sakaratul maut yang harus dilewati. Kita harus mengetahui ciri-ciri sakaratul maut yang baik, agar bisa mengetahui beberapa tanda orang sudah menemui ajalnya.

Sakaratul maut tidak pernah bisa dipisahkan dari proses kematian, karena di sinilah manusia akan diuji keimanannya. Manusia tidak hanya melihat malaikat, tapi juga setan untuk menguji iman mereka. Selain itu, sakaratul maut juga tidak pernah lepas dari yang namanya rasa sakit, persis seperti yang diucapkan Imam Al Ghazali lewat haditsnya:

Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut seperti menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagi orang yang sedang sekarat merasakan bahwa dirinya ditarik-tarik dan dicabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dan dari setiap akar rambut serta kulit kepala hingga kaki.

Ciri-Ciri Sakaratul Maut yang Baik dan Bisa Diketahui

Kabar bagusnya, ada pula ciri-ciri sakaratul maut yang baik, yang biasanya ditemukan ketika orang meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Berikut ini adalah ciri-ciri beserta dalil dari Al Qur’an dan As-Sunnah:

1. Mengucapkan Kalimat ‘Laa ilaaha illallah‘

Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa orang yang mengucapkan kalimat ‘Laa ilaaha illallah’ sudah dipastikan akan mengalami sakaratul maut yang baik.

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلامِهِ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah ‘Laa ilaaha illallah’ maka dia akan masuk Surga.” (HR. Abu Dawud).

2. Ada Keringat di Dahi

Mengutip hadits Ibnu Buraidah bin Hushaib yang berisi:

عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّه

كَانَ بِخُرَاسَانَ فَعَادَ أَخًا لَهُ وَهُوَ مَرِيضٌ فَوَجَدَهُ بِالْمَوْتِ وَإِذَا هُوَ يَعْرَقُ جَبِينُهُ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِين

“Dari Ibnu Buraidah dari ayahnya bahwa ia berada di Khurasan, ia menjenguk saudaranya yang sakit, ia menemuinya tengah sekarat dan dahinya berkeringat, ia berkata: Allahu Akbar, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang mukmin meninggal dunia dengan (mengeluarkan) keringat didahinya.” (HR. Ahmad)

3. Waktu Kematian pada malam Jum’at atau hari Jum’at

Ini adalah ciri-ciri sakaratul maut yang baik dan sering pula dijadikan sebagai tanda orang yang meninggal secara husnul khotimah, karena Allah SWT akan menjaga mereka yang mati di waktu tersebut dari fitnah kubur.

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللَّهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia di hari Jum’at atau pada malam Jum’at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

4. Meninggal karena Penyakit yang Berhubungan dengan Perut

Penyakit yang berhubungan dengan perut, seperti maag, usus buntu, kolera, dan lain-lain dan berpotensi meninggal juga bisa dijadikan salah satu ciri-cirinya. Tertulis dalam hadits:

وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيْدٌ

“Barangsiapa yang mati karena sakit perut maka dia adalah syahid.” (HR. Muslim)

5. Meninggal karena Jatuh atau Tenggelam

Nabi Muhammad SAW juga bersabda bahwa orang yang meninggal karena sebab ini juga mengalami ciri-ciri sakaratul maut yang baik, tertulis dalam:

الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ الْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِقُ وَصَاحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Orang yang mati syahid itu ada lima; orang yang meninggal karena penyakit tha’un, sakit perut, tenggelam, orang yang kejatuhan (bangunan atau tebing) dan meninggal di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

Baca juga: Doa Sakaratul Maut dan Artinya

6. Meninggal dalam Mengerjakan Amal Sholeh

Terakhir adalah, orang yang meninggal saat melakukan perbuatan yang dinilai sholeh dan baik, seperti sholat, mengamalkan ibadah haji, dan lain-lain.

مَنْ قَالَ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ابتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ ، خُتِمَ لَهُ بهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمًا ابتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بهَا ، دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ تَصَدَّقَ بصَدَقَةٍ ابتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بهَا ، دَخَلَ الْجَنَّةَ “

“Barangsiapa yang meninggal ketika mengucap ‘Laa ilaaha illallah’ ikhlas karena Allah maka dia masuk Surga, barangsiapa yang berpuasa pada suatu hari kemudian meninggal maka dia masuk Surga, dan barangsiapa yang bersedekah ikhlas karena Allah kemudian dia meninggal maka dia masuk Surga.” (HR. Ahmad).
Itulah beberapa ciri-ciri sakaratul maut yang baik dan akan dialami oleh manusia apabila dia berada dalam kondisi seperti yang disebutkan. Untuk menyempurnakannya, Anda bisa memakamkan jenazahnya di Pemakaman Islam Al Azhar Memorial Garden, pemakaman yang sesuai dengan syariat Islam dan juga menyediakan kavling kuburan bersama dengan keluarga.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait