Cara Mengirim Doa Yasin untuk Orang yang Sudah Meninggal

3 December 2021 by no comments Posted in artikel

cara mengirim doa yasin untuk orang yang sudah meninggal

Ada 4 kewajiban terhadap jenazah yang harus dilakukan oleh orang yang hidup terhadap jenazah. Empat hal ini dihukumi fardhu kifayah, artinya harus ada sebagian kaum muslimin yang melakukan hal ini. Jika tidak, semuanya akan terkena dosa. Empat hal yang mesti dilakukan terhadap mayit oleh yang hidup adalah memandikan, mengafani, menyolatkan, dan menguburkan. Setelah hal ini selesai, yang bisa kita lakukan adalah memberikan doa. Salah satunya adalah membacakan surat Yasin. Bagaimana cara mengirim doa Yasin untuk orang yang sudah meninggal?

Cara Mengirim Doa Yasin untuk Orang yang Sudah Meninggal

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ لِكُلِّ شَىْءٍ قَلْبًا وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس َمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ

“Segala sesuatu memiliki jantung. Jantungnya Al-Qur’an adalah surah Yasin. Siapa yang membaca surah Yasin, maka Allah akan mencatat baginya seperti membaca Al-Qur’an sepuluh kali.” (HR. Tirmidzi)

Surat Yasin yang menjadi jantung dari Al-Quran ini menjadi salah satu surat yang dibacakan untuk menghadapi permasalahan hidup yang sulit menurut Amirullah Syarbini dalam bukunya Kedahsyatan Membaca Al Qur’an.

Untuk orang yang sudah meninggal, maka surat ini akan bisa mengundang rahmat dan berkat dari Allah SWT. Allah juga akan meringankan dosanya pada hari kiamat serta mendapatkan pahala yang akan dicatat. Inilah manfaat dahsyat dari membacakan surat Yasin untuk orang yang sudah meninggal. Untuk mengirimkan doa ini, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Apakah Orang yang Sudah Meninggal Bisa Mendengar Doa Kita?

Bertawasul

Mendekatkan diri kepada Allah SWT disebut sebagai tawasul. Tawasul dapat diartikan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah melalui ketaatan. Sebelum membaca doa Yasin, ada baiknya jika kita bertawasul.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya, agar kamu beruntung.” (Q.S Al Maidah: 35).

سْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ

اِلَى حَضَرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وَاَزْوَا جِهِ وَاَوْلاَ دِهِ وَذُرِّيَّا تِهِ الْفَتِحَةْ…

“Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, kepada yang terhormat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terpilih, kepadanya segenap keluarga para istri dan anak cucu beliau, bacaan al fatihah kami tujukan untuk beliau…”

Lanjutkan dengan membaca Al Fatihah

اِلَ حَضَرَاتِ اِخْوَا نِهِ مِنَ الْاَنْبِيَاءِ وَ الْمُرْسَلِيْنَ وَالْاَوْلِيَاءِ وَاَلشَّهَدَاءِ وَاَلصَّا لِحِيْنَ وَاَلصَّحَا بَةِوَ التَّا بِعِيّنَ وَالْعُلَمَاءِ الْعَا مِلِيْنَ وَالْمُصَنِّفِيْنَ الْمُخْلِصِيْنَ وَ جَمِيْعِ الْمَلَئِكَةِ الْمُقَرَّ بِيْنَ خُصُوْصًا سَيِّدِنَا الشَّيْخِ عَيْدِ الْقَادِرِا لْجَيْلَا نِى . الْفَاتِحَةْ

“Kepada yang terhormat para handai taulan dari para nabi dan rasul, para wali, para syuhada’, orang orang saleh, para sahabat, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas dan kepada segenap malaikat yang mendekatkan diri kepada Allah, terutama kepada penghulu kita syaikh Abdul Qadir Jailani”. 

Lanjutkan dengan membaca Al Fatihah

 ثُمَّ اِلَي حَضَرَاتِ اِخْوَا نِهِ مِنَ الْاَنْبِيَاءِ وَ الْمُرْسَلِيْنَ وَالْاَوْلِيَاءِ وَاَلشَّهَدَاءِ وَاَلصَّا لِحِيْنَ وَاَلصَّحَا بَةِوَ التَّا بِعِيّنَ وَالْعُلَمَاءِ الْعَا مِلِيْنَ وَالْمُصَنِّفِيْنَ الْمُخْلِصِيْنَ وَ جَمِيْعِ الْمَلَئِكَةِ الْمُقَرَّ بِيْنَ خُصُوْصًا سَيِّدِنَا الشَّيْخِ عَيْدِ الْقَادِرِا لْجَيْلَا نِى . الْفَاتِحَةْ

“Kemudian kepada yang terhormat para handai taulan dari para nabi dan rosul, para wali, para syuhada’, orang orang saleh, para sahabat, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas dan kepada segenap malaikat yang mendekatkan diri kepada Allah, terutama kepada penghulu kita syaikh Abdul Qadir Jailani”.

Lanjutkan dengan membaca Al Fatihah

اِلَى جَمِيْعِ اَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنَا لْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْ مِنَاتِ مِنْ مَشَارِ قِالْاَرْضِ وَمَغَا رِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِ هَا خُصُوصًا اَبَاءَ نَاوَ اُمَّهَا تِنَا وَاَجْدَا دَنَاوَ جَدَّا تِنَا وَمَشَا يِخَنَا وَمَشَا يِخَ مَشَا يِخِنَا وَاَسَا تَذَةِ اِسَاتِذَ تِنَ (وَحُصُوْصًا اِلَى الرُّحِ …) وَلَمِنِ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ . الْفَتِحَةْ

“Kepada segenap ahli kubur kaum muslimin laki laki dan perempuan, kaum mukminin laki laki dan perempuan dari timur dan barat, baik yang ada di darat maupun di laut, terutama kepada para bapak dan ibu kami, para nenek laki laki dan perempuan kami, kepada syaikh kami dan syaikhnya syaikh kami, kepada gurunya guru kami, dan kepada orang yang menyebabkan kami sekalian berkumpul disini”. 

Lanjutkan dengan membaca Al Fatihah. Jika sudah maka bisa dilanjutkan dengan membaca surat Yasin.

Baca Juga: 6 Cara Mengirim Doa Untuk Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Itulah cara mengirimkan doa Yasin untuk orang yang sudah meninggal. Semoga hal ini bisa membantu.  Bila Anda membutuhkan taman pemakaman sesuai dengan syariat Islam, maka Taman Pemakaman Islam Al-Azhar Memorial Garden Karawang bisa menjadi pilihan Anda. Kunjungi website kami sekarang juga.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*

Related Story