6 Cara Mengirim Doa Untuk Orang yang Sudah Meninggal Dunia

27 Oktober 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

cara mengirim doa untuk orang yang sudah meninggal

Bagaimana cara mengirim doa untuk orang yang sudah meninggal dunia? Tugas seseorang di dunia telah selesai ketika meninggal dunia. Namun bukan berarti Anda benar-benar berpisah dengan mereka. Walaupun raga tidak dapat dijumpai lagi, Anda tetap dapat mendoakan mereka dari jauh.

Untuk bisa mengirim doa untuk orang yang sudah meninggal dengan tepat, Anda bisa mengikuti panduan di bawah ini.

Cara Mengirim Doa untuk Orang yang Sudah Meninggal

Dalam mengirimkan doa untuk orang yang sudah meninggal, Anda sebaik menyebutkan namanya. Hal ini pernah diutarakan oleh Imam Nawawi dalam Al-Majmu’:

“Pendapat pilihan kami adalah sampainya pahala bacaannya, jika seseorang meminta kepada Allah untuk menyampaikan pahalanya.”

Ibnu Sholah juga pernah mengatakan hal yang sama:

“Dan hendaknya ia memperjelas dengan doanya itu, kalau ia untuk si Fulan.”

Jadi Anda perlu menyebutkan nama orang yang didoakan, beserta nama ayah dari orang tersebut. Contohnya, Fulan bin Fulan (untuk laki-laki) dan Fulanah binti Fulan (untuk perempuan).

Baca Juga: 3 Doa Ketika Mendengar Orang Meninggal Dunia

Jadi, bagaimana cara mengirim doa dengan tepat untuk orang yang sudah meninggal dunia?

1. Doa untuk Ayah

Ayah sebagai kepala keluarga sudah pasti wajib kita doakan ketika sudah meninggal dunia. Cara mengirimkan doa untuk ayah seperti berikut:

“Khushuushon ilaa ruuhi abii … (sebut nama ayah) bin … (sebut nama ayahnya). Allahumaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah.”

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya ayahku … (sebut nama ayah) putranya … (sebut nama ayahnya). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Anda kemudian dapat melanjutkan doa tersebut dengan membaca Surat Al-Fatihah.

Baca Juga: Cara dan Doa Ziarah Kubur ke Makam Orang Tua sesuai Amalan

2. Doa untuk Ibu

Peran ibu yang selalu membekas di dalam ingatan anak-anaknya dapat didoakan dengan cara berikut:

“Khushuushon ilaa ruuhi ummii … (sebut nama ibu) binti … (sebut nama ayahnya). Allahumaghfir lahaa warhamhaa wa ‘aafihaa wa’fu ‘anhaa, lahal faatihah.”

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya ibuku … (sebut nama ibu) putrinya … (sebut nama ayahnya). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Anda kemudian dapat melanjutkan doa tersebut dengan membaca Surat Al-Fatihah.

Baca juga: Apakah Orang yang Sudah Meninggal Bisa Mendengar Doa Kita?

3. Doa untuk Suami

Ditinggalkan suami tercinta terlebih dahulu sudah pasti sangat menyakitkan. Kehadirannya menjadi pelengkap hidup Anda. Doa berikut ini dapat dipanjatkan untuk suami:

“Khushuushon ilaa ruuhi zaujii … (sebut nama suami) bin … (sebut nama ayahnya). Allahumaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah.”

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya suamiku (sebut nama suami) … putranya … (sebut nama ayahnya). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Anda kemudian dapat melanjutkan doa tersebut dengan membaca Surat Al-Fatihah.

4. Doa untuk Istri

Istri yang dipilih sebagai pendamping hidup namun harus pergi terlebih dahulu pasti sangat menyedihkan. Berikut cara untuk mengirimkan doa bagi istri tercinta:

“Khushuushon ilaa ruuhi zaujatii … (sebut nama istri) binti … (sebut nama ayahnya). Allahumaghfir lahaa warhamhaa wa ‘aafihaa wa’fu ‘anhaa, lahal faatihah.”

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya istriku … (sebut nama istri) putrinya … (sebut nama ayahnya). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Anda kemudian dapat melanjutkan doa tersebut dengan membaca Surat Al-Fatihah.

Baca juga: Doa Ziarah Kubur Muslim

5. Doa untuk Anak Perempuan

Ketika anak perempuan meninggal dunia, duka mendalam yang terasa berbeda pasti muncul. Kirimkan doa ini agar dia selalu tenang di alam kuburnya:

“Khushuushon ilaa ruuhi ibnati … (sebut nama anak perempuan). Allahumaghfir lahaa warhamhaa wa ‘aafihaa wa’fu ‘anhaa, lahal faatihah.”

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya putriku … (sebut nama anak perempuan). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Anda kemudian dapat melanjutkan doa tersebut dengan membaca Surat Al-Fatihah.

6. Doa untuk Anak Laki-Laki

Anak laki-laki yang pergi meninggalkan Anda terlebih dahulu perlu diberikan doa ini agar selalu tenang:

“Khushuushon ilaa ruuhi ibnii … (sebut nama anak laki-laki). Allahumaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah.”

Artinya: “Terkhusus untuk ruhnya putraku … (sebut nama anak laki-laki). Ya Allah ampunilah dia, kasihilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia, untuknya Al-Fatihah.”

Kemudian diikuti dengan membaca Surat Al-Fatihah.

Jadi itulah cara mengirimkan doa untuk orang yang sudah meninggal dunia. Tidak dapat dimungkiri bahwa kematian yang sudah pasti didapatkan manusia membuat Anda harus mempersiapkan kavling makam untuk mempersiapkannya. Taman Pemakaman Islam Al Azhar Memorial Garden telah menyediakan taman pemakaman berdasarkan syariat Islam dan dikelola secara profesional.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait