Cara dan Doa Ziarah Kubur ke Makam Orang Tua sesuai Amalan

3 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

cara doa ziarah kubur ke makam orang tua

Kehilangan orang tua untuk selama-lamanya bukanlah hal yang diinginkan dalam kehidupan, meskipun pada akhirnya kita harus merelakannya, sebab itulah takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Kita tetap bisa menunjukkan rasa bakti kita kepada mereka dengan cara berziarah ke makam orang tua. Sebelumnya, ada cara doa ziarah kubur ke makam orang tua yang harus kita pahami agar amalan kita diterima oleh Allah SWT.

Ziarah kubur merupakan salah satu bentuk ibadah yang paling mulia di hadapan Allah SWT, sebab ajaran Islam mengajarkan untuk menghormati orang tua kita meskipun sudah meninggal. Itu sebabnya ziarah kubur dianggap sebagai amalan sunah yang harus dianjurkan. Selain itu, ziarah kubur juga mengingatkan kita bahwa kematian akan selalu ada dan tidak akan terpisahkan.

Cara Doa Ziarah Kubur ke Makam Orang Tua yang Harus Dilakukan

Agar lebih paham, berikut ini tata cara dan doa ziarah kubur yang sebaiknya dilakukan untuk menghormati orang tua dan mengamalkan sunah Allah SWT.

1. Berwudhu sebelum Berziarah

Karena ziarah merupakan bagian dari amalan kita kepada Allah SWT, ada baiknya kita melakukan wudhu terlebih dulu. Wudhu ini dilakukan untuk menyempurnakan niat ziarah makam orang tua kita.

2. Mengucapkan Salam kepada Ahli Kubur

Sebelum lanjut mendoakan orang tua kita, ada baiknya kita ucapkan salam ketika memasuki area pemakaman. Mengapa demikian? Karena itulah salah satu ajaran Nabi Muhammad SAW kepada kita yang ingin melakukan ziarah.

Untuk salamnya, kita bisa mengucapkan kalimat ini: Assalamu Alaikum Ahlad-Diyaar Minal Mu miniina Wal Muslimiin. Yarhamulloohul Mustaqdimiina Minnaa Wal Musta khiriin. Wa Inna Insyaa Alloohu Bikum La-Laahiquun. Wa As Alullooha Lanaa Walakumul Aafiyah.

Arti dari salam tersebut adalah: “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.”

3. Menghadap ke Arah Kiblat

Seperti melakukan salat wajib pada umumnya, hendaknya kita mengarah ke arah kiblat pula saat kita ingin mengirimkan doa kepada almarhum orang tua kita. Tidak hanya itu, kita juga bisa berzikir, membaca tasbih dan takbir asalkan arah kita tetaplah pada kiblat.

Baca juga: Ziarah Kubur Doa dan Dzikir

4. Mengirimkan Doa untuk Almarhum Orang Tua

Inilah waktunya kita mendoakan almarhum orang tua sebagai bukti bakti kita selagi masih hidup.  Untuk doanya, bisa gunakan bacaan seperti ini:

A’udzubillahi minasyaithoonir rojim. Bismillahirrohmanirrohim.

Alhamdullilahi robbil ‘alamin, hamdan syakiriin, hamdannaa’imiin, hamdan yuwaafiini’amahu wayukaafii mazidah, yaa robbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghi lijalali wajhika wa’adzimi sultonik, allohumma shoolli wasalim ‘ala sayyidina muhammad wa’ala alii sayyidina muhammad.

Alloh humma taqobal wa ausil sawaaaba maa qoro, nahu minal qur’anil ‘adzim, wa maa halalna wa maa sabahna wamastaghfarnaa wamaa sholaina ‘atsayyidina muhammad sollallohu’alaihi wasallam, hadiyatan wasilatan, warohmatan najilatan wa barokatan samilatan ilaa hadoroti habibina wasafi’ina waquroti a’ayuninaa sayyidina wamaulanaa muhammadin sollallohu ‘alaihi wa sallam, wa ila jami’ii ikhwanihi minal anbiyaai walmursaliina wal auliyaai, wassuhadai, wassolihina, wassohabati wattabi’ina wal’ulamail ‘alimina wal mushonnafiinal mukhlisiina wa jami’il mujaa-hidiina fi sabilillahi robbil ‘alaminn, wal malaikatil muqorrobina khusushan ila sayyidina syaih abdul qodir zailanii.

Summa ilaa jami’i ahlil qubur, minal muslimiina wal muslimati, wal mu miniina wal mu minaati, min masaarikil ardhi ila magooribiha barriha wabahriha khusushan ila aabaaina wa ummahaa tiinaa, wa ajdaadina, wanakhussu khusushan manijtam’anaa hahunaa bisababihi waliajlihi.

Alloh hummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu anhu wa akrim nujulahu wawasi’ madholahu, waghsilhu bilmai wassalji wal barodi wanaqihi minal khotooya, kama yunaqqo saubul abyadu minaddannasi wa abdilhu, darron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa jaujan khoiron min jauzihi wa adhilhul jannata wa ‘aidhu min ‘adzabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzabinnar, allohhumaghfir lihayyina wa mayyitina wa sahhidiina wa ghoniina washogiirona wa kaabirona wadakirona wa ansana, allohumma man ahyaitahu minna fa ahyihi ‘alal islami wa man tawafaitahu minna fatawafahu alal iiman allohumma la tuhrimna azrohu wa laa tudillanaa ba’dahu birohmatikayaa arhamarroohimiin, wal hamdu lillahi robbil ‘aalamiin.

5. Membaca Beberapa Ayat Singkat

Penting juga untuk membacakan beberapa ayat pendek saat ziarah. Ahmad bin Hambal dalam riwayat al-Marwazi pernah berkata, “Bila kalian masuk ke dalam taman makam (kuburan), maka bacalah al-Fatihah, Surat al-Ikhlas, dan al-Falaq dan an-Naas. Jadikanlah pahalanya untuk mayit-mayit kuburan tersebut, karena sungguh pahalanya sampai kepada mereka.”

Intinya, membaca beberapa ayat singkat bisa menambah pahala bagi orang tua kita. Apabila kita sungguh-sungguh berbakti, bacakanlah keempat ayat tersebut di atas.
Itulah cara doa ziarah kubur ke makam orang tua yang harus diketahui. Untuk makamnya sendiri, Anda juga bisa memenuhi bakti kepada mereka dengan cara menyediakan makam Islami dan pastinya syariah di Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait