Bagaimana Hukum Memasang Kijing Makam?

9 Oktober 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

kijing makam

Apakah Anda tahu bahwa pemasangan kijing makam atau mengkijing dilarang dalam agama Islam? Segala bentuk penutupan makam dengan menggunakan batu bata atau lainnya hingga menyisakan bagian tanah sedikit saja merupakan salah satu hal yang dilarang oleh agama Islam dan aturan ini tertulis dalam kitab Al-Qur’an.

Pada dasarnya, setiap orang pasti ingin memberikan tempat peristirahatan yang terbaik bagi sanak saudara mereka yang meninggal dan mungkin Anda adalah salah satunya. Akan tetapi, segala bentuk perbuatan yang seakan-akan memperlakukan jenazah layaknya seperti orang yang masih hidup atau biasa yang disebut dengan ta’dzim merupakan perbuatan yang tidak boleh dilakukan.

Untuk itu, melalui artikel ini kami akan memberikan informasi penting kepada Anda seputar hukum atau larangan kijing makam sesuai dengan yang tertulis dalam Al-Qur’an. Silakan simak informasinya di bawah ini.

Hukum Larangan untuk Memasang Kijing Makam

Berikut ini, setidaknya ada 3 dalil yang menjelaskan tentang hukum larangan atas pemasangan kijing makam umat muslim, yaitu:

1. Dalil Ali bin Abi Tholib

Hukum larangan dalam pemasangan kijing makam yang pertama datang dari dalil yang dibawakan oleh Ali bin Abi Tholib. Dalam dalilnya tersebut, beliau mengatakan bahwa:

عَنْ أَبِى الْهَيَّاجِ الأَسَدِىِّ قَالَ قَالَ لِى عَلِىُّ بْنُ أَبِى طَالِبٍ أَلاَّ أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِى عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ لاَ 

تَدَعَ تِمْثَالاً إِلاَّ طَمَسْتَهُ وَلاَ قَبْرًا مُشْرِفًا إِلاَّ سَوَّيْتَهُ

“Saya mengutusmu dengan membawa misi yang pernah Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sampaikan kepadaku, yaitu jangan engkau biarkan patung (gambar) melainkan engkau musnahkan dan jangan biarkan kubur tinggi dari tanah melainkan engkau ratakan.” (HR. Muslim no. 969).

2. Dalil Rasulullah SAW

Nabi Rasulullah SAW sendiri ternyata juga berpesan demikian terkait pemasangan kijing makam:

أَلاَ وَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ كَانُوا يَتَّخِذُونَ قُبُورَ  أَنْبِيَائِهِمْ وَصَالِحِيهِمْ مَسَاجِدَ أَلاَ فَلاَ تَتَّخِذُوا الْقُبُورَ  مَسَاجِدَ إِنِّى أَنْهَاكُمْ عَنْ ذَلِكَ

“Ingatlah bahwa orang sebelum kalian, mereka telah menjadikan kubur nabi  dan orang sholeh mereka sebagai masjid. Ingatlah, janganlah jadikan kubur  menjadi masjid. Sungguh aku benar-benar melarang dari yang demikian” (HR.  Muslim no. 532).

3. Dalil Jabir bin Abdillah 

Hukum terakhir dari pemasangan kijing makam yang ditulis dalam dalil Jabir bin Abdillah adalah:

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari memberi semen pada kubur, duduk di atas kubur dan membuat bangunan di atas kubur.” (HR. Muslim no. 970).

Sekian informasi yang dapat kami berikan mengenai hukum larangan dalam memasang kijing makam. Semoga informasi di atas dapat membantu Anda dalam memahami peraturan pemakaman sesuai dengan syariat Islam.

Kami tahu, setiap orang pasti ingin memberikan yang terbaik kepada mereka yang telah pergi mendahului kita salah satunya dengan memberikan tempat peristirahatan terbaik. Namun, sesuai dengan hukum larangan yang sudah tertulis dalam Al-Qur’an, perbuatan yang sedemikian rupa termasuk ke dalam berlebihan.

Al Azhar Memorial Garden telah memahami seluruh hukum pemakaman agama Islam, termasuk hukum pemasangan kijing ini. Maka dari itu, apabila Anda membutuhkan lahan makam yang sudah memenuhi kaidah syariat Islam, silakan hubungi Al Azhar Memorial Garden sekarang jugadan kami siap untuk menyediakan lahan makam sesuai dengan kebutuhan.

Seluruh makam yang kami sediakan sudah mengikuti seluruh aturan fatwa MUI. Maka dari itu, jika ada informasi atau pertanyaan lebih lanjut, kami akan memberikan seluruh jawaban yang Anda inginkan terkait dengan lahan pemakaman di Al Azhar Memorial Garden atau silakan kunjungi website kami untuk melihat berbagai tipe kavling makam yang tersedia.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait