Bacaan atau Doa Saat Melempar Tanah ke Kuburan

29 December 2021 by no comments Posted in artikel

bacaan melempar tanah ke kuburan

Membaca suatu bacaan melempar tanah ke kuburan merupakan salah satu sunah atau aturan yang sudah seharusnya dilakukan. Saat seseorang meninggal, orang tersebut pasti harus dimandikan, dibungkus kain kafan, didoakan dengan salat dan dikuburkan. Setiap prosesnya dari memandikan hingga menguburkannya, memiliki aturan yang harus diikuti atau dilakukan agar roh dari orang yang meninggal tersebut dapat tenang dan diberikan kemudahan saat di alam kubur. Tentu saja saat melakukan setiap prosesnya, terdapat bacaan-bacaan yang perlu dibacakan atau dipanjatkan kepada Allah SWT. Apa saja bacaan yang harus dibacakan? Simak penjelasan berikut ini. 

Apa Saja Bacaan Melempar Tanah ke Kuburan?

Saat berada di prosesi penguburan suatu mayat, Anda pasti pernah melihat orang-orang di sekelilingnya yang mengambil tanah, lalu melemparkannya ke dalam kubur, bukan? Hal ini bukan hanya sekadar melempar tanah biasa. Namun prosesi melempar tanah ini merupakan sunah yang harus dilakukan untuk menguburkan mayat tersebut. Mereka yang melempar tanah ke dalam kubur juga dianjurkan untuk melempar tanah sebanyak tiga kali ke dalam kubur. Hal ini seperti yang telah dilakukan oleh Nabi SAW dalam kitab Al Muhazzab yang berbunyi demikian;

ويستحب لمن على شفير القبر أن يحثوا في القبر ثلاث حثيات من تراب ، لأن النبي صلى الله عليه وسلم حثا في قبر ثلاث حثيات

“Disunahkan bagi orang yang berada di pinggir kuburan untuk melemparkan debu ke dalam kuburan sebanyak tiga kali. Hal ini karena Nabi Saw. pernah melemparkan tanah ke dalam kuburan sebanyak tiga kali.”

Membacakan bacaan sambil melempar tanah ke dalam kubur dilakukan sejak liang lahat ditutupi dengan tanah. Selain itu melemparkan tanah ke dalam kuburan harus dilakukan dengan menggunakan kedua tangan. Hal ini tertulis dalam kitab Al Umm dan Ulama Syafi’iyah lainnya yang berbunyi demikian; 

يستحب لكل من على القبر أن يحثي عليه ثلاث حثيات تراب بيديه جميعا بعد الفراغ من سد اللحد

“Disunahkan bagi setiap orang yang berada di atas kuburan untuk melemparkan tanah ke dalam kuburan sebanyak tiga kali, semuanya dengan menggunakan kedua tangan setelah selesai menutup liang lahat.”

Lalu saat melemparkan tanah tiga kali ke dalam kuburan, bacaan yang dibacakan juga berbeda-beda. Bacaan untuk lemparan tanah yang pertama adalah مِنْهَا خَلَقْنٰكُمْ, yang memiliki arti “dari bumi (tanah), Kami (Allah) menciptakan kalian”. Bacaan untuk lemparan tanah yang kedua adalah فِيْهَا نُعِيْدُكُمْ, yang memiliki arti “ke dalam bumilah Kami (Allah) mengembalikan kalian”. Bacaan untuk lemparan tanah yang ketiga adalah وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً اُخْرٰى, yang memiliki arti “Dan dari bumi itu pula Kami (Allah) membangkitkan kalian pada saat yang lain.” 

Ketiga bacaan tersebut ditafsirkan dari Ibnu katsir Qur’an Surah Thaha ayat 55, jilid 5 halaman 307 yang berbunyi demikian;

مِنْهَا خَلَقْنٰكُمْ وَفِيْهَا نُعِيْدُكُمْ وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً اُخْرٰى

“Darinya (tanah) itulah Kami menciptakan kamu dan kepadanyalah Kami akan mengembalikan kamu dan dari sanalah Kami akan mengeluarkan kamu pada waktu yang lain.” (Q.S Thaha : 25). 

Jika kita lihat dari ketiga bacaan yang disunahkan ini, kita dapat mengetahui bahwa kita akan kembali ke dalam tanah. Hal ini karena kita terbuat dari tanah, maka kita akan kembali lagi ke tanah, yakni ke tempat kita berasal. Demikian penjelasan mengenai bacaan melempar tanah ke kuburan. Hal ini merupakan aturan yang penting untuk dilakukan. 

Baca Juga: Doa setelah memakamkan jenazah Muslim

Jadi, sekarang Anda telah mengetahui bacaan apa yang harus dibacakan saat Anda mendatangi prosesi pemakaman. Selain mengetahui bacaan, Anda juga harus mempersiapkan kavling makam sebagai persiapan yang dapat Anda lakukan. Pemakaman Islam Al-Azhar Memorial Garden Karawang menyediakan kavling makam dengan berbagai ukuran dan pelayanan terbaik yang bisa Anda dapatkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*

Related Story