Arti Kekayaan yang Sesungguhnya

5 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

arti kekayaan

Seorang pria tua yang kaya raya berada pada penghujung usia. Ia sangat kaya. Kekayaannya meliputi gedung-gedung dan berbagai asset properti. Beberapa hari sebelum kematiannya pria tua itu kerap berkata “ Ana faqir, ana faqir” yang artinya “Saya miskin,saya miskin”. Ketika anak-anaknya berkunjung dan melihat hal itu, mereka membawa ayahnya berkeliling melihat kekayaan yang mereka miliki. Mereka meyakinkannya bahwa ia tidak miskin. Namun pria tua itu terus berkata “Saya miskin, saya miskin”. Khawatir dengan ucapan ayahnya, mereka membawa seorang ahli agama untuk menjenguk ayah mereka.

Setelah menghabiskan waktu bersama ayah mereka, ahli agama kemudian mengerti bahwa perkataan “saya miskin” oleh sang ayah tidak dimaksudkan miskin harta melainkan miskin amal karena sepanjang hidupnya, ia lebih banyak menghabiskan waktu mengumpulkan harta dan kurang memberikan waktunya untuk Allah SWT, hingga ajal menjemput, pria tua terus berucap “Saya miskin, saya miskin”

Kisah nyata tadi mengingatkan kita pada sebuah riwayat Ibnu Hibban yang menceritakan perbincangan antara Nabi Muhamad SAW dengan Abu Dzar. Rasulullah bertanya, “ Wahai Abu Dzar, apakah banyak harta itulah yang disebut kaya?”. Abu Dzar menjawab “Betul”. Kemudian beliau bertanya lagi “Apakah engkau mengira bahwa sedikit harta itu fakir?”. Abu Dzar menjawab “Betul”. Rasulullah melanjutkan,”Sesungguhnya yang namanya kaya (ghani) adalah kaya hati (hati yang selalu merasa cukup). Hakikat harta yang sebenarnya dalam Islam tidak ditakar melalui materi. Rasulullah menjabarkan, rizki berupa rasa aman, kesehatan badan dan makanan pokok dirumahnya, sudah merupakan nikmat besar.

Semoga kisah diatas dapat memacu kita untuk ‘memperkaya’ diri dengan amal sholeh, agar kita terhindar dari faqir yang sesungguhnya, yakni selalu merasa kurang hingga selalu berlari mengejar harta dan menjauhi Allah SWT. (MD)

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait