Memahami Apa Itu Amal Jariyah dan 7 Contohnya

2 December 2021 by no comments Posted in artikel

apa itu amal jariyah

Umat Muslim mana yang menginginkan pahalanya terus mengalir meskipun sudah berpulang ke Rahmatullah? Inilah keistimewaan amal jariyah yang berguna untuk menjaga nilai habluminannas dalam Islam. Apa itu amal jariyah dan bagaimana cara menerapkannya?

Amal jariyah seringkali dianggap sebagai jenis amalan dalam Islam yang tidak pernah putus. Banyak sekali umat Muslim yang ingin mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya dari amalan ini. Niscaya, amal jariyah akan menolong mereka saat dihisab dan dihakimi saat hari kiamat nanti.

Apa Itu Amal Jariyah?

Amal jariyah adalah perbuatan baik yang dilakukan dengan ikhlas demi mengharapkan ridho dari Allah SWT. Jariyah sendiri berasal dari kata jara, artinya mengalir tanpa putus-putusnya. Dari akar katanya tersebut, kita bisa paham mengapa jenis amal ini merupakan amalan yang tidak pernah putus meskipun pelakunya sudah meninggal

Namun, pemberian dalam amal jariyah harus dikelola dengan baik agar manfaatnya terus terasa bagi penerimanya. Artinya, pahala akan terus didapatkan oleh pemberi amal jariyah tersebut selama manfaat baiknya masih bisa dirasakan oleh penerimanya.

Amalan manusia pasti akan terputus saat dia menghembuskan nafas terakhirnya. Namun, ada tiga hal yang tak pernah putus meskipun manusia telah meninggal, yakni amal jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan doa anak saleh. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW dalam hadits Riwayat Muslim dan Abu Hurairah, isinya:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR Muslim).

Baca Juga: Pengertian Amal Shaleh dan Penerapannya

Jenis amal ini pun memiliki keutamaannya sendiri dibandingkan dengan amalan lainnya yang dilakukan. Keutamaan pertama adalah melipatgandakan pahala. Manfaat tersebut pun tertulis dalam Surat Al-Baqarah ayat 261.

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya: Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.

Ada pun keutamaan lain dari jenis amal ini adalah sebagai penghapus dosa atau kesalahan yang dilakukan. Keutamaan ini juga tercantum dalam Surat Al-Baqarah ayat 271, isinya:

اِنْ تُبْدُوا الصَّدَقٰتِ فَنِعِمَّا هِيَۚ وَاِنْ تُخْفُوْهَا وَتُؤْتُوْهَا الْفُقَرَاۤءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۗ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِّنْ سَيِّاٰتِكُمْ ۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya: Jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

Apa Saja Contoh Amal Jariyah yang Bisa Dilakukan?

Amal jariyah juga disebut dengan wakaf karena benda atau perbuatan yang diamalkan membawa banyak manfaat bagi kepentingan umum. Ada pun pengelolanya disebut pula badan wakaf. Saat memikirkan kata tersebut, pikiran kita pasti mengarah pada properti yang disedekahkan kepada orang banyak.

Sejatinya, jenis amal ini tidak melulu berupa properti untuk diberikan untuk kepentingan bersama. Justru hadits HR Baihaqi meriwayatkan bahwa ilmu agama beserta enam amalan lainnya bisa termasuk kategori amal jariyah.

سَبْعٌ يَجْرِيْ لِلْعَبْدِ أَجْرُهُنَّ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ وَهُوَ فِي قَبْرِهِ : مَنْ عَلَّمَ عِلْمًا ، أَوْ أَجْرَى نَهْرًا ، أَوْ حَفَرَ بِئْرًا ، أَوَ غَرَسَ نَخْلًا ، أَوْ بَنَى مَسْجِدًا ، أَوْ وَرَثَ مُصْحَفًا ، أَوْ تَرَكَ وَلَدًا يَسْتَغْفِرُ لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ

Artinya: “Ada tujuh amalan yang pahalanya tetap mengalir untuk seorang hamba setelah dia meninggal, padahal dia berada di dalam kuburnya: (1) orang yang mengajarkan ilmu agama, (2) orang yang mengalirkan sungai (yang mati) (3) orang yang membuat sumur, (4) orang yang menanam kurma, (5) orang yang membangun masjid, (6) orang yang memberi mushaf Al-Qur’an, dan (7) orang yang meninggalkan seorang anak yang senantiasa memohonkan ampun untuknya setelah dia wafat.” (HR Baihaqi).

Jadi, jawaban dari pertanyaan apa itu amal jariyah adalah amalan yang membawa pahala tanpa henti kepada pemberinya. Hendaknya kita juga sempat melakukan perbuatan amal jariyah semasa hidup agar pahalanya terus mengalir meskipun sudah berpulang nanti. Anda juga bisa mempersiapkan kematian dari sekarang dengan menyiapkan kuburan dengan fasilitas terbaik di Makam Modern Al-Azhar Memorial Garden Karawang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*

Related Story