7 Penyebab Siksa Kubur yang Harus Diketahui

29 September 2021 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

7 penyebab siksa kubur

Sebagai pemeluk agama Islam yang setia, Anda perlu tahu bahwa ada 7 penyebab siksa kubur atau azab dalam kubur yang dapat diterima oleh siapapun. Siksa kubur ini merupakan bentuk kemarahan Allah kepada umat manusia yang tidak menjalankan perintah dan bahkan menganggap remeh larangan-Nya.

Melalui artikel ini, Al Azhar Memorial Garden akan mencoba untuk memberikan informasi seputar penyebab siksa kubur yang dapat Anda jadikan sebagai pedoman. Silakan simak informasinya di bawah ini.

Memahami 7 Penyebab Siksa Kubur

Sesuai dengan yang tertulis dalam Al-Qur’an, setidaknya ada 7 penyebab utama mengapa seseorang dapat mengalami siksa kubur, yaitu:

1 . Bersikap Syirik

Allah berfirman demikian:

وَلِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ

“Dan orang-orang yang ingkar kepada Tuhannya akan mendapat azab Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. (QS. Al-Mulk:6)”

Sesuai dengan apa yang tertulis di atas, Allah tidak suka dengan umat-Nya yang bersikap syirik. Siapapun yang melakukan pengakuan atau pemujaan yang terlalu berlebihan atas suatu hal, baik dalam bentuk perbuatan maupun perkataan, maka hal tersebut termasuk ke dalam perbuatan syirik.

Baca juga: 4 Amalan Penyelamat Siksa Kubur Yang Dapat Membantumu

2 . Mengucapkan Dusta

Di dalam surat Al-Mulk ayat ke-9, berbunyi juga firman Allah demikian kata-Nya:

قَالُوْا بَلٰى قَدْ جَاۤءَنَا نَذِيْرٌ ەۙ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللّٰهُ مِنْ شَيْءٍۖ اِنْ اَنْتُمْ اِلَّا فِيْ ضَلٰلٍ كَبِيْرٍ

“Mereka menjawab, “Benar, sungguh, seorang pemberi peringatan telah datang kepada kami, tetapi kami mendustakan(nya) dan kami katakan, “Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun, kamu sebenarnya di dalam kesesatan yang besar.”(QS. Al-Mulk: 9)”

Perkataan dusta merupakan sebuah bentuk pelanggaran yang sangat besar dan siapapun yang terjerumus ke dalam dosa ini akan sulit untuk keluar. Perkataan dusta dalam bentuk dan untuk alasan apapun akan membuat Allah murka dan orang tersebut akan mendapatkan siksa kubur.

3 . Berbuat Munafik

Dalam surat At-Taubah, ada juga berbunyi salah satu hal penyebab siksa kubur, yaitu:

وَمِمَّنْ حَوْلَكُمْ مِّنَ الْاَعْرَابِ مُنٰفِقُوْنَ ۗوَمِنْ اَهْلِ الْمَدِيْنَةِ مَرَدُوْا عَلَى النِّفَاقِۗ لَا تَعْلَمُهُمْۗ نَحْنُ نَعْلَمُهُمْۗ سَنُعَذِّبُهُمْ مَّرَّتَيْنِ ثُمَّ يُرَدُّوْنَ اِلٰى عَذَابٍ عَظِيْمٍ ۚ

“Dan di antara orang-orang Arab Badui yang (tinggal) di sekitarmu, ada orang-orang munafik. Dan di antara penduduk Madinah (ada juga orang-orang munafik), mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Engkau (Muhammad) tidak mengetahui mereka, tetapi Kami mengetahuinya. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali, kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar. (QS. At-Taubah: 101)”

Siapapun yang berlaku munafik tidak disukai oleh Allah SWT. Sepandai apapun seseorang menyembunyikan sebuah rahasia, Allah maha tahu akan segala sesuatu yang umat-Nya perbuat sehingga siksa kubur akan berlaku bagi siapapun yang berlaku munafik.

Baca juga: Umat Muslim Wajib Tahu 6 Pertanyaan di Alam Kubur Ini!

4 . Melakukan Perbuatan Zina

Allah SWT kembali berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk. (QS. Al-Isra’: 32)”

Bagi siapapun yang melakukan perbuatan zina atau bersetubuh tanpa adanya akad nikah yang sah, maka mereka akan mendapatkan siksa kubur. Tidak hanya sampai pada siksa kubur saja, namun mereka juga akan mendapatkan penyiksaan di dunia akhirat nanti karena dosa ini sungguh sangatlah besar.

5 . Mengambil Riba

Perbuatan mengambil riba atau keuntungan juga dapat menyebabkan siksa kubur karena Allah tidak menghendaki siapapun untuk melakukan perbuatan demikian. Hal ini sampaikan-Nya melalui surat Al-Baqarah, yaitu:

اَلَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الرِّبٰوا لَا يَقُوْمُوْنَ اِلَّا كَمَا يَقُوْمُ الَّذِيْ يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطٰنُ مِنَ الْمَسِّۗ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَالُوْٓا اِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبٰواۘ وَاَحَلَّ اللّٰهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰواۗ فَمَنْ جَاۤءَهٗ مَوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ فَانْتَهٰى فَلَهٗ مَا سَلَفَۗ وَاَمْرُهٗٓ اِلَى اللّٰهِ ۗ وَمَنْ عَادَ فَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

“Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barangsiapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barangsiapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (QS. Al-Baqarah: 275)”

6 . Melakukan Ghibah

Di dalam surat Al-Hujurat, Allah berkata demikian:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang. (QS. Al-Hujurat: 12)”

Ghibah merupakan perbuatan yang tidak mencerminkan umat Islam di mata Allah. Perbuatan ghibah adalah suatu perbuatan yang membicarakan kejelekan orang lain dan hal ini tentu termasuk ke dalam perbuatan dosa yang tidak berkenan bagi Allah.

7 . Tidak Menggunakan Akal dan Pikiran

Penyebab siksa kubur yang terakhir adalah seseorang yang tidak menggunakan akal dan pikirannya. Hal ini disampaikan sendiri oleh Allah SWT melalui surat Al-Mulk, yaitu:

وَقَالُوْا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ اَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِيْٓ اَصْحٰبِ السَّعِيْرِ

“Dan mereka berkata, “Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al-Mulk: 10)”

Dan mereka berkata, “Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala.”

Jadi, itulah informasi mengenai 7 penyebab siksa kubur yang harus Anda ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.
Apabila Anda membutuhkan kavling makam untuk salah satu sanak keluarga atau hanya sekadar untuk penandaan lahan, silakan hubungi Pemakaman Islam Al Azhar Memorial Garden sekarang juga. Kami masih memiliki lahan makam dengan berbagai tipe yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait