Orang Sakit Menurut Islam Wajib Melakukan 6 Hal ini

7 Februari 2017 by tidak ada komentar Diterbitkan di artikel

hal yang harus dilakukan oleh orang sakit menurut islam

Al Azhar Memorial Garden kali ini membahas tentang enam hal yang harus dilakukan oleh orang sakit menurut Islam.

Apa saja keenam hal tersebut?

1. Rela terhadap qadha dan qadar Allah, sabar dan berprasangka baik kepada-Nya.

2. Orang sakit boleh berobat dengan sesuatu yang mubah, dan tidak boleh berobat dengan sesuatu yang haram, atau berobat dengan sesuatu yang merusak akidah seperti datang kepada dukun, tukang sihir, atau ke tempat lainnya.

orang sakit harus berobat

Dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu, dari Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً”.أخرجه البخاري

“Allah tidak menurunkan suatu penyakit, kecuali Allah turunkan juga obatnya.” (HR al-Bukhari)

Dalam riwayat lain, beliau Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللهَ خَلَقَ الدَّاءَ وَالدَّوَاءَ فَتَدَاوَوْا وَلاَ تَدَاوَوْا بِحَرَامٍ

“Sesungguhnya Allah menciptakan penyakit dan obatnya, maka berobatlah kalian, dan janganlah kalian berobat dengan sesuatu yang haram.” (Dikeluarkan al-Haitsami dalam kitab Majma’ al-Zawâ’id).

3. Orang sakit, apabila sakitnya bertambah parah, maka ia tidak boleh mengharapkan kematian.

ilustrasi orang sakit
Source: pixabay.com

Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَا يَتَمَنَّى أَحَدُكُمْ الْمَوْتَ وَلَا يَدْعُ بِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَهُ إِنَّهُ إِذَا مَاتَ أَحَدُكُمْ انْقَطَعَ عَمَلُهُ.

“Janganlah salah seorang di antara kalian mengharapkan kematian, dan janganlah meminta kematian sebelum datang waktunya. Apabila seorang di antara kalian meninggal, maka terputuslah amalnya.” (HR Muslim)

4. Hendaknya seorang muslim berada di antara khauf (rasa takut) dan raja’ (harap).

Diriwayatkan dari Anas radhiyallâhu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam mendatangi seorang pemuda yang dalam keadaan sakaratul maut, kemudian beliau bertanya:

“Bagaimana engkau menjumpai dirimu?” Dia menjawab: “Wahai, Rasulullah! Demi Allah, aku hanya berharap kepada Allah, dan aku takut akan dosa-dosaku.” Kemudian Rasulullah bersabda:

لَا يَجْتَمِعَانِ فِي قَلْبِ عَبْدٍ فِي مِثْلِ هَذَا الْمَوْطِنِ إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّهُ مَا يَرْجُو وَآمَنَهُ مِمَّا يَخَافُ

“Tidaklah berkumpul dua hal ini (yaitu khauf dan raja’) di dalam hati seseorang, dalam kondisi seperti ini, kecuali pasti Allah wujudkan harapkannya dan Allah berikan ia rasa aman dari apa yang ia takutkan.” (HR al-Tirmidzi)

5. Wajib baginya untuk mengembalikan hak dan harta titipan orang lain, atau dia juga meminta haknya dari orang lain. Jika tidak memungkinkan, hendaknya ia memberikan wasiat kepada keluarganya agar melunasi hutangnya, membayar kafarahnya, dan menunaikan zakatnya.

6. Orang sakit hendaknya segera untuk berwasiat sebelum muncul tanda-tanda kematian.

Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا حَقُّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ لَهُ شَيْءٌ يُوصِي فِيهِ يَبِيتُ لَيْلَتَيْنِ إِلَّا وَوَصِيَّتُهُ مَكْتُوبَةٌ عِنْدَهُ

“Tidak sepatutnya bagi seorang muslim yang masih memiliki sesuatu yang akan diwasiatkan untuk tidur dua malam kecuali wasiatnya sudah tertulis di dekatnya.” (HR al-Bukhari)

Apabila hendak berwasiat yang berkaitan dengan hartanya, maka ia tidak boleh berwasiat lebih banyak dari sepertiga hartanya. Juga, hartanya tidak boleh diwasiatkan kepada ahli waris. Tidak diperbolehkan pula untuk merugikan orang lain dengan wasiatnya, dengan tujuan untuk menghalangi bagian dari salah satu ahli waris, atau melebihkan bagian seorang ahli waris daripada yang lain.

Penutup

Demikian 6 hal yang harus dilakukan oleh orang sakit menurut Islam. Wallâhu a’lam bi al-shawâb.

Ingin Berlangganan Artikel Islami?

Dengan berlangganan, Anda akan mendapatkan info setiap kali kami menerbitkan artikel.

Data nama dan email Anda adalah amanah kami, dan tidak akan disalahgunakan.

Silakan share:

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda * wajib diisi
*

Artikel Terkait